Berita

Ayah korban tunjukan simbol Swastika/BBC

Dunia

Bawa Simbol Swastika Ke Panggung, Rapper Ini Dipukul Hingga Koma

SABTU, 03 DESEMBER 2016 | 23:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rapper ternama Mongolia dipukuli hingga koma oleh seorang yang diduga diplomat Rusia karena mengenakan swastika di atas panggung.

Dikabarkan BBC bahwa ia dipukul di kepala dengan botol dan berulang kali menendang di wajah.

Ayah Sukhbaatar mengatakan bahwa anaknya menghabiskan hari 10 hari dalam keadaan koma setelah pemukulan tersebut.


"Anak saya dipukul di wajah beberapa kali dengan benda logam dan terluka parah," ujarnya.

Sementara itu diplomat Rusia yang melakukan serangan itu belum teridentifikasi.

Dalam sebuah pernyataan, pihak Kedutaan Besar Rusia mengatakan bahwa masih melakukan investigasi atas hal itu.

"Menurut informasi awal kami, terdistorsi, terutama tentang tanggal dan jumlah peserta dan yang terlibat dalam kejadian," kata pihak kedutaan.

Diketahui bahwa ada sensistifitas atas simbol yang menunjukkan kekuatan Nazi Jerman selama Perang Dunia Kedua.

Puluhan juta warga Soviet meninggal dalam melawan Nazi.

Namun di Mongolia sendiri pola swastika tradisional tidakdianggap sebagai simbol kebencian.

Swastika diyakini berasal dari India ribuan tahun yang lalu dan digunakan di Mongolia sebagai simbol abad alama sebelum Reich Ketiga. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya