Berita

Narendra Modi/Reuters

Dunia

PM India Janji Krisis Keuangan Membaik Akhir Tahun Ini

SABTU, 03 DESEMBER 2016 | 21:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

RMOL. Perdana Menteri India Narenda Modi membela tindakan kerasnya dengan menarik dua pecahan uang tunai rupee yang menyebabkan kekacauan ekonomi di masyarakat India.

Keputusan Modi bulan lalu untuk menarik uang kertas pecahan 500 dan 1.000 rupee menyebabkan krisis mata uang di negara itu yang menyebabkan antrian panjang di ATM dan bank serta kebingungan di masyarakat.

Namun Modi menegaskan bahwa apa yang ia lakukan adalah dengan tujuan baik, yakni memberantas korupsi.


"Tolong dukung saya dalam menyembuhkan penyakit yang telah melanda negara ini selama 70 tahun terakhir," kata Modi dalam kampanye partainya di negara bagian Uttar Pradesh akhir pekan ini.

"Saya telah menempatkan anda semua dalam antrian. Tapi ini adalah antrian terakhir dan akan mengakhiri semua antrian," tambahnya.

Ia juga menyerukan agar masyarakat India bersabar hingga 30 Desember mendatang di mana ia berjanji bahwa situasi kas akan lebih stabil. Ia juga menyerukan masyarakat India beralih ke transaksi elektronik.

"Saya tidak akan membiarkan pengorbanan ini sia-sia," tegasnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya