Berita

Kofi Annan/Press TV

Dunia

Kofi Annan Ditunjuk Aung San Suu Kyi Selidiki Masalah Rohingya

JUMAT, 02 DESEMBER 2016 | 18:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Sekjen PBB Kofi Annan datang ke Myanmar dengan membawa misi untuk menyelidiki tindakan keras militer berdarah kepada minoritas Rohingya di negara tersebut.

Annan beserta dengan timnya tiba di negara bagian Rakhine di mana tindakan kekerasan yang dilakukan oleh militer Myanmar terhadap kelompok muslim Rohingnya.

Sejauh ini kekerasan telah menewaskan setidaknya 86 warga Rohingya. Itu adalah angka versi pemerintah. Sedangkan kelompok independen mengatakan bahwa jumlah korban tewas telah mencapai 400 orang.


Kedatangan Annan dan timnya disambut oleh sekelompok pengunjuk rasa yang membawa tanda-tanda bertuliskan Larang Kofi Annan”. Mereka yang memprotes juga melontarkan slogan-slogan anti-Kofi Annan.

Kofi Annan beserta timnya itu ditunjuk oleh Aung San Suu Kyi, pemimpin de facto Myanmar. Suu Kyi menunjuk Annan dan sembilan orang anggota komisi independen,enam orang warga negara Myanmar dan tiga warga negara asing.

Kami tidak membutuhkan warga asing bagi hubungan dalam negeri kami,” teriak salah seorang yang menolak kedatangan Annan.

Suu Kyi diketahui kerap dikritik karena dinilai gagal melindungi Muslim Rohingya yang bagi warga Myanmar dianggap sebagai imigran dari Bangladesh.

Selama kunjungannya ke Myanmar, Annan akan menghabiskan hari di ibukota negara bagian, Sittwe, sebelum menuju ke daerah lain di Rakhine. Negara telah berada di bawah kuncian militer sejak serangan terhadap penjaga perbatasan negara itu meninggalkan sembilan polisi tewas pada 9 Oktober Pemerintah menyalahkan Rohingya untuk penyerangan tersebut. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya