Berita

Ilustrasi/BBC

Dunia

Sistem Transportasi San Fransisco Sempat Diretas, Pelaku Minta Tebusan

SENIN, 28 NOVEMBER 2016 | 15:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badan transportasi San Fransisco terkena peretasan sepanjang akhir pekan kemarin. Namun secara keseluruha, pelanggan tidak mengalami gangguan transportasi yang parah.

Kelompok peretas atau hacker membuat permintaan tebusan bernilai sekitar 70 ribu dolar AS.

Sebagai tindakan pencegahan, staf mematikan semua mesin ticketing pada jaringan.


Komputer di jaringan transportasi kota, termasuk di stasiun dimatikan. Namun di layar muncul pesan dari para peretas yang berbunyi, "Anda diretas, semua data dienkripsi Hubungi Untuk kunci (cryptom27@yandex.com) ID:. 681, Enter".

Yandex sendiri merupakan perusahaan internet Rusia yang menyediakan email dan alat jejaring sosial.

Perjalanan kereta api sendiri tidak terpengaruh.

"Belum ada dampak ke layanan transit, untuk sistem keamanan kami atau untuk informasi pribadi pelanggan kami," kata seorang juru bicara dinas trasnportasi setempat.

"Insiden ini masih dalam penyelidikan, sehingga tidak akan sesuai untuk memberikan rincian tambahan pada saat ini," tambahnya.

Belum diketahui dengan pasti siapa aktor di balik peretasan tersebut. Namun jaringan tiket kembali dihidupkan pada Minggu malam (27/11). Tidak diketahui dengan pasti pada akhirnya bagaimana kasus peretasan tersebut berakhir. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya