Berita

Usai perjanjian damai yang direvisi/BBC

Dunia

Perjanjian Damai Direvisi, Kolombia-FARC: Ya, Kita Bisa!

JUMAT, 25 NOVEMBER 2016 | 12:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Kolombia dan kelompok pemberontak FARC menandatangani perjanjian damai yang direvisi pada Kamis (24/11) waktu setempat di ibukota, Bogota.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Presiden Kolombia Juan Manuel Santos dan pemimpin FARC Rodrigo Londono.

Pemerintah Kolombia dan FARC sebelumnya pernah menyepakati perjanjian damai. Namun ditolak oleh referendum pada 2 Oktober lalu.


Perjanjian yang direvisi tersebut kemudian akan diserahkan kepada kongres untuk disetujui, dan bukan lagi untuk direferendum.

Kesepakatan itu bertujuan mengakhiri lima dekade konflik bersenjata, yang telah menewaskan lebih dari 260.000 orang dan meninggalkan jutaan pengungsi.

Ada sekitar 800 orang yang hadir dalam upacara penandatangan yang digelar di Teater Colon di Bogota.

Usai Santos dan Londono menandatangani perjanjian tersebut, seluruh tamu yang hadir berdiri dan meneriakkan "Si se Pudo" yang berarti "Ya kita bisa".

Londono yang juga dikenal dengan nama Timochenko mengatakan kesepakatan itu menempatkan akhir yang pasti untuk perang. Sehingga kedua belah pihak bisa mengatasi perbedaan dengan cara yang beradab.

Presiden Santos mengatakan kesepakatan yang direvisi adalah lebih baik dari yang sebelumnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya