Berita

Francois Crepeau/BBC

Dunia

Kebijakan Imigrasi Australia Dikritik Pejabat PBB

JUMAT, 18 NOVEMBER 2016 | 13:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kebijakan penahan lepas pantai yang diberlakukan oleh pemerintah Australia untuk pencari suaka mendapat kritik dari pejabat tinggi PBB.

Diketahui bahwa di bawah kebijakan tersebut, Australia mengirimkan para pencari suaka yang tiba dengan perahu ke pusat-pusat pengungsi di pulau Nauru dan Manus Papua Nugini.

Menurut pelapor khusus PBB untuk HAM dan migran Francois Crepeau, kondisi di Nauru kejam dan tidak manusiawi.


Hal itu ia sampaikan di Canberra pada hari ini (Jumat, 18/11) usai melaksanakan tugasnya memeriksa undang-undang imigrasi Australia.

"Australia keras akan protes jika warganya diperlakukan seperti ini oleh negara-negara lain dan terutama jika anak-anak Australia diperlakukan seperti ini," kata Crepeau.

Crepeau yang mengunjungi pulau kecil Pasifik ituselama dua hari juga menambahkan bahwa Australia bertanggung jawab untuk memastikan soal bagaimana orang yang dikirim ke Nauru diperlakukan.

Ia pun menekankan sikap keras soal kedatangan perahu yang dirusak.

"Beberapa kebijakan migrasi Australia ini telah semakin mengikis hak asasi manusia migran bertentangan dengan hak asasi manusia internasional dan kewajiban kemanusiaan," tambahnya seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya