Berita

Politik

Tokoh Muda Golkar: Tinggalkan Ahok atau Ditinggalkan Rakyat!

RABU, 16 NOVEMBER 2016 | 18:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Generasi muda Partai Golkar bereaksi keras atas penetapan tersangka calon petahana gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas kasus dugaan penistaan agama, yang dalam Pilkada DKI 2017 didukung Partai Golkar.

Anggota generasi muda Partai Golkar, Sirajuddin Abdul Wahab menilai Ahok saat ini telah menjadi beban politik Golkar karena kesalahan yang dibuatnya sendiri. Sehingga Golkar tidak mungkin melakukan pengawalan kepada seorang tersangka penista agama Islam yang merupakan agama Mayoritas pemilih Partai Golkar.

"Pilihannya sederhana, rakyat yang meninggalkan Golkar karena Ahok atau Golkar meninggalkan Ahok untuk rakyat," ujarnya saat konferensi pers di Midtown Cafe, Tulodong Atas, Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (16/11).


Atas alasan itu, generasi muda Partai Golkar untuk mengambil sikap untuk mencabut dukungan terhadap Ahok sebagai calon gubernur DKI Jakarta 2017.

"Untuk itu, kita mendesak agar dukungan kepada Ahok dicabut," pungkasnya.

Adapun generasi muda Partai Golkar yang hadir dalam konferensi pers ini antara lain Ahmad Doli Kurnia, Sirajuddin Abdul Wahab, Mirwan BZ Vauly, Dedy Arianto, Khalid Zabidi, Ahmad Andi Banjir, M Ikhsan, Ahmad Kadir Tanjung, Almanzo Bonara, Arief Budi Prakoso, Novel Hilabi, Arif Rahman, dan Aisyah Ulfa Syafii. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya