Berita

Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Tiga Program Untuk Rakyat Bisa Antarkan Agus-Sylvi Lolos Putaran Kedua

SELASA, 15 NOVEMBER 2016 | 21:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tiga program populis untuk rakyat dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sylviana Murni sangat populer bagi segmen pemilih yang terkena langsung oleh program itu.

Begitu kata pakar survei Denny JA menanggapi tiga program untuk rakyat pasangan Agus-Sylvi berupa program pinjaman dana bergulir Rp 50 juta untuk satu unit usaha, bantuan tunai Rp 5 juta per tahun untuk keluarga tak mampu, dan Rp 1 miliar per RW per tahun untuk memberdayakan komunitas.

"Walau kontroversial bagi kaum terpelajar, tapi jika marketingnya bagus, program jenis ini yang akan meloloskan Agus-Sylvi ke putaran kedua," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima sesaat lalu, Selasa (15/11).


Disebutkan pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) ini, pasangan Agus-Sylvi sedang menyasar segmen pemilih menengah dan wong cilik yang berpenghasilan Rp 5 juta ke bawah. Sementara jumlah mereka ada sekitar 70 persen dari populasi.

"Calon gubernur memang harus lebih kongkret, terukur dan punya efek wow, atau efek big bang jika ingin menonjol dalam persaingan ketat. Tiga program rakyat Agus-Sylvi punya magnet kuat," lanjut Denny.

Dia menerangkan, ‎untuk lolos ke putaran kedua dibutuhkan elektabilitas sebesar 35 persen. Sedangkan survei terakhir LSI menyebut bahwa semua calon masih berada di bawah magic number tersebut.

"Survei LSI november 2016 semua calon gubernur masih jauh dari 35 persen. Semua calon masih mungkin lolos dan mungkin tereleminasi di putaran pertama," demikian Denny. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya