Berita

Donald Trump/Net

Dunia

New York Dan Los Angeles Berharap Trump Tak Penuhi Janjinya Soal Imigran

JUMAT, 11 NOVEMBER 2016 | 19:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Para pejabat di New York dan Los Angeles berharap agar presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump tidak menindaklanjuti janji kampanyenya untuk menahan daa federal ke kota-kota yang dinilai menjadi "perisai" imigran ilegal.

Dua kota terbesar di Amerika Serikat itu diketahui memiliki kerjasama yang terbatas dengan pihak imigrasi Amerika Serikat untuk mendeportasi imigran gelap.

Pemerintah Presiden Barack Obama sendiri telah menggunakan perintah penangkapan bagi para imigran gelap, khususnya yang diduga atau terlibat tindak pidana.


New York dan Los Angeles tidak menempatkan narapidana tak tercatat tersebut di penjara atas permintaan Departemen Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) kecuali permintaan penangkapan disertai dengan perintah hakim.

Trump awal kampanyenya berjanji untuk mendeportasi 11 juta imigran gelap di Amerika Serikat dan juga mengancam akan menahan dana federal dari Los Angeles dan New York.

Menanggapi hal tersebut, Walikota New York Bill de Blasio mengatakan pada konferensi pers pada hari Kamis bahwa New York akan terus membela imigran gelap.

"Kami tidak akan mengorbankan setengah juta orang yang tinggal di antara kita, yang merupakan bagian dari komunitas kami," kata de Blasio kata, mengacu pada perkiraan jumlah imigran tidak sah yang tinggal di New York.

"Kami tidak akan merobek keluarga terpisah."

De Blasio mengatakan ancaman Trump untuk menahan dana dari kota adalah hal yang berpotensi membahayakan. Namun ia menekankan terlalu dini untuk mengatakan apakah presiden terpilih akan menindaklanjuti janjinya dalam kampanye atau tidak.

Di Los Angeles, juru bicara Walikota Eric Garcetti juga menyuarakan harapan atas bagaimana Trump akan melanjutkan masalah ini.

"Kami mematuhi lembaga imigrasi federal, tetapi bersikeras bahwa permintaan Detainer (Penahanan) ditangani secara konstitusional," kata Connie Llanos, juru bicara walikota Los Angeles. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya