Berita

Poster larangan penggunaan celana dalam oleh ISIS/CNN

Dunia

ISIS Larang Pengikutnya Gunakan Celana Dalam?

JUMAT, 11 NOVEMBER 2016 | 17:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan ISIS mengatur ketat pakaian seperti apa yang boleh dan tidak boleh digunakan oleh para anggota dan pengikutnya.

Setidaknya hal itu yang ditemukan oleh pasukan Irak di kota Hamman al-Alil, Mosul yang baru saja diambil alih dari tangan ISIS.

Di sejumlah tempat ditemukan poster yang dibuat ISIS kepada pengikutnya yang menyebut atau menggambarkan bahwa mereka dilarang menggunakan pakaian ala barart seperti jeans, kaos dan diwajibkan mengenakan pakaian longgar.


Selain itu mereka juga melarang para pria untuk bercukur.

Salah satu yang menarik adalah poster yang menunjukkan ilustrasi larangan bagi para pria untuk mengenakan celana dalam. Hal itu dinilai identik dengan Barat,

Ada poster yang menunjukkan bahwa para pria harusnya mengenakan celana pendek longgar serupa boxer sebagai pakaian dalam dan bukan celana dalam ketat.

Warga setempat yang berhasil melarikan diri dari ISIS mengatakan kepada CNN bahwa ISIS tak segan-segan memberikan hukuman ekstrim bagi siapa saja yang berani melanggar aturan yang dibuat.

Hukuman beragam, seperti pemenggalan, hukuman penjara ataupun kerja paksa menggali terowongan pertempuran ISIS.

ISIS masuk jauh ke dalam kehidupa para pengikut dan warga sipil yang terjebak dengan melarang televisi, musik, ponsel dan bahkan melarang merokok hingga memotong rambut.

Namun temuan terbaru mengungkapkan invasi ke sudut paling intim dari kehidupan masyarakat di bawah kendali ISIS. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya