Berita

Presiden Jokowi di tengah Kopassus/net

Politik

Tidak Jelas, Jokowi Berbaik-baik Dengan Ulama Sekaligus Memberi Sinyal Perang

JUMAT, 11 NOVEMBER 2016 | 10:24 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sikap Presiden Joko Widodo menyusul demonstrasi besar-besaran massa Aksi Bela Islam II pada 4 November lalu dinilai bermuka dua.

Jokowi memang mendatangi dan menerima para ulama Islam yang merasa agamanya terhina oleh Gubernur Jakarta non aktif, Basuki Purnama alias Ahok. Tetapi di waktu berbeda Jokowi pun menyambangi kepolisian dan TNI seakan memberikan perintah perang.

"Sikap Jokowi munafik pasca aksi 4 November. Satu pihak berbaik-baik dengan ulama, tetapi di lain pihak memberi perintah atau komando kepada kepolisian dan TNI, khususnya kepada Kopassus yang adalah pasukan kombatan," kata tokoh politik senior, Rachmawati Soekarnoputri, Jumat (11/11).


Dia mengatakan, Jokowi seolah memberikan sinyal perang untuk aparat keamanan dan menyatakan negara dalam keadaan darurat.

Padahal, di mata mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini, Indonesia sudah lama dalam keadaan darurat. Dan kegentingan itu terjadi menyeluruh di sektor politik, ekonomi, pertahanan keamanan, hukum dan moral.

"Apalagi Indonesia sudah masuk target proxy war dari neo kolonialisme imperialisme Barat diwakili Amerika Serikat dan Timur yang diwakili China," katanya.

Dia mempertanyakan maksud Jokowi mendatangi markas kesatuan elite di TNI, seperti yang dilakukan kemarin di Markas Kopassus dan hari ini di Markas Marinir.

"Apakah pasukan kombatan TNI itu akan diminta mengarahkan laras senjatanya 'ke luar' atau 'ke dalam'? Kita ketahui Jokowi sudah tersandera kepentingan dua raksasa imperialis Barat dan Timur," ucapnya. [ald]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya