Berita

Dunia

Instruksi Hoax Bikin Pesawat Ini Berputar-putar Di Dekat Landasan

SELASA, 08 NOVEMBER 2016 | 14:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Laporan gangguan palsu atau hoaks sempat mengganggu penerbangan komersial Australia.

Seorang penelepon berpura-pura menjadi pengendali lalu lintas udara dan menyadap frekuensi radio yang dibatasi dan memaksa sebuah penerbangan komersial untuk menunda pendaratan.

Menurut keterangan kepolisian setempat, pesawat Virgin Australia bernomor penerbangan 740 dari Gold Coast ke Melbourne Oktober lalu menerima instruksi dari orang iseng yang mengaku dari menara kontrol saat mendekati landasan pacu di bandara utama Melburne di Tullamarine.


Instruksi hoaks itu meminta pilot agar pesawat menunda pendaratan. Akibatnya, pilot menaikkan ketinggian pesawat ke 3.800 kaki dan berputar-putar di atas ibukota negara.

Polisi federal kini menyelidiki 15 insiden transmisi radio yang tidak sah dengan pesawat di Melbourne dan Avalon Bandara. Belum diketahui siapa pelaku dari kejadian tersebut.

"Sebagai hasil dari melanggar hukum dengan siaran kontrol lalu lintas udara selama beberapa minggu, Australian Federal Police hari ini telah mengeluarkan seruan untuk bantuan publik untuk setiap informasi yang akan menghasilkan identifikasi dan penangkapan orang yang bertanggung jawab," begitu keterangan dari Australian Federal Police awal pekan ini.

Virgin Australia tidak mengeluarkann komentar resmi. Namun asosiasi pilotnya memperingatkan adanya bahaya yang potensial.

"Transmisi radio sah adalah peristiwa yang sangat langka," John Lyons, presiden Virgin Independent Pilots Association, yang mewakili pilot Virgin di Australia dan Selandia Baru.

"Ini jelas seseorang yang bisa memperoleh mungkin transceiver genggam yang beroperasi pada frekuensi yang sama, dan jelas dari bukti yang tersedia seseorang pasti di dekat bandara," kata Lyons. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya