Berita

Agus Riyanto/Net

Hukum

Mabes Polri: Tak Mungkin Kasus Ahok Tuntas 2 Minggu

SENIN, 07 NOVEMBER 2016 | 09:57 WIB

Tenggat waktu dua pekan bukan dimaksudkan penyelesaian kasus dugaan penistaan agama terhadap Gubernur Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Agus Riyanto mengatakan, sulit kasus Ahok dirampungkan sesuai waktu yang disampaikan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

"Jadi begini, tolong dipahami dua minggu ini, ini kan kasus dalam penyelidikan, nanti penyelidikan itu dalam dua minggu itu temen-temen penyelidik akan memutuskan terkait kasus ini gitu loh," kata Agus saat dikonfirmasi, Senin (7/10).


Jadi, lanjut dia, yang dimaksudkan dua pekan itu proses penyelidikannya.

"Kalau dituntaskan enggak mungkin bisa (dua minggu), tolong dipahami gtu. Jadi bukan tuntas kasusnya. Jadi jangan salah tafsir ya," terangnya seperti dimuat RMOLJakarta.Com.

Lebih lanjut ia menyebutkan, sejumlah saksi ahli sudah dipanggil oleh Bareskrim Polri. Salah satunya Habib Rizieq dari kalangan pemuka agama.

"Jadi sudah kita periksa, ahli tafsir, ahli hukum pidana, bahasa. Sudah ada beberapa yang diperiksa," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolri Tito berjanji kasus dugaan penistaan agama dengan terlapor Ahok akan selesai dalam dua minggu ke depan. Janji Kapolri itu disampaikan Wapres Jusuf Kalla  usai melakukan pertemuan tertutup dengan perwakilan demonstran di Istana Merdeka, Jumat (4/11) pekan lalu.

Saat menemui peserta unjuk rasa, Kalla ditemani sejumlah menteri, di antaranya Menkopolhukkam Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin, Kapolri Jenderal Tito Karnavian serta Mensesneg Pratikno.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya