Berita

Hillary Clinton/Reuters

Dunia

Clinton Foundation Pernah "Diam-diam" Terima Satu Juta Dolar AS Dari Qatar

MINGGU, 06 NOVEMBER 2016 | 14:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Clinton Foundation dikabarkan pernah menerima dana senilai satu juta dolar AS dari Qatar saat Hillary Clinton menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat.

Uang yang diberikan pada tahun 2011 itu menandai ulang tahun ke-65 dari Bill Clinton, suami Hillary Clinton. Namun demikan, pemberian dana tersebut tidak melapor kepada Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat.

Begitu bunyi email dari pejabat yayasan Clinton kepada presiden kampanye Clinton John Podesta. Email tersebut merupakan satu dari ribuan email yang diretas dari akun Podesta dan dipublikasikan WikiLeaks bulan lalu.


Clinton diketahui pernah menandatangani kesepakatan etika yang mengatur yayasan miliknya saat menjadi Menteri Luar Negeri Amerika Serikat pada tahun 2009. Perjanjian tersebut dirancang untuk meningkatkan transparansi untuk menghindari penampilan bahwa kebijakan luar negeri Amerika Serikat dapat terpengaruh oleh donor kaya.

Jika pemerintah asing baru ingin menyumbangkan atau jika donor asing pemerintah yang ada, seperti Qatar, ingin meningkatkan materi dukungan dari program-program yang sedang berlangsung, Clinton berjanji bahwa pihak Kementerian Luar Negeri alam diberitahu secara resmi dan diberi kesempatan untuk meningkatkan keprihatinan apapun.

Pejabat Clinton Foundation bulan lalu menolak untuk mengkonfirmasi donasi Qatar. Para pejabat di kedutaan besar Qatar di Washington dan di Dewan yang Menteri di ibukota, Doha, menolak untuk mengomentari hal tersebut. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya