Berita

Foto Sharbat gula/The Sun

Dunia

Sharbat Gula, Gadis Simbol Pengungsi Afghanistan Kini Nasibnya Di Tangan Pengadilan

JUMAT, 28 OKTOBER 2016 | 14:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang gadis belia asal Afghanistan dengan kerudung merah lusuhnya menatap tajam ke arah kamera. Mulutnya tertutup, namun matanya yang berwarna hijau berbicara banyak soal nasib malangnya.

Gadis itu bernama Sharbat Gula. Foto wajahnya diambil oleh fotografer Steve McCurry dari kamp pengungsi Nasi Bagsh pada tahun 1984 lalu. Pada saat itu, Gula adalah murid berusia 12 tahun.

Saat itu, Gula berada dalam pengungsian di Pakistan setelah melarikan diri dari negaranya, Afghanistan karena dilanda perang antara gerilyawan mujahidin dan pasukan yang dikendalikan Soviet.


Foto tersebut menarik banyak perhatian setelah muncul di halaman depan majalah National Geographic pada tahun 1985. Pada saat itu, sang fotografer tidak mencatat namanya. Ia hanya memberi judul "Gadis Afghanistan" pada foto tersebut.

Tak disangka, foto tersebut menjadi perhatian publik dan muncul sebagai simbol nasib pengungsi Afghanistan pada saat itu. Foto itu banyak muncul dalam bentuk brosur ataupun pamflet terkait dengan pengungsi.

The Sun bahkan menyebut bahwa foto terseebut merupakan yang diakui paling terkenal dalam sejarah majalah tersebut.

Namun Gula sendiri ternyata tidak pernah melihat foto dirinya tersebut hingga tahun 2002 lalu, saat ia berhasil dilacak oleh fotografer aslinya.

Proses pelacakan yang dilakukan National Geographic itu sendiri bukan tanpa hambatan. Karena sejak tahun 1990an, sejumlah wanita pernah berpura-pura menjadi Gula atau sejumlah pria yang mengaku bahwa istrinya adalah Gula.

Setelah berhasil menemukan Gula, Majalah National Geographic memberikan bantuan bagi Gula dan keluarganya berupa pengobatan, memberangkatkan haji serta membantu biaya kehidupannya.

Mereka juga mendirikan Gadis Afghanistan Fund, sebuah badan amal untuk mendidik anak-anak perempuan Afghanistan yang kemudian diperluas untuk mencakup anak laki-laki juga.

Gula kini bukan lagi gadis remaja. Ia telah berusia empat puluh tahunan dan tinggal bersama suami serta tiga anaknya di Peshawar, Pakistan, masih sebagai pengungsi.

Namanya kembali menjadi sorotan pekan ini karena ditangkap dengan dalih tinggal secara ilegal di Pakistan, tepanya pada Selasa (25/10).

Gula ditangkap dari kediamannya di Peshawar oleh Badan Investigasi Federal (FIA) untuk dugaan pemalsuan Kartu Identitas Nasional (CNIC).

Ia menghadapi ancaman hukuman penjara antara 7 hingga 14 tahun serta denda antara 3.000 hingga 5.000 dolar AS jika terbukti bersalah oleh pengadilan atas penipuan.

Badan Pengungsi PBB di Pakistan menyebut bahwa Gula bukan pengungsi yang terdaftar di Pakistan.

"Kita tidak bisa memberikan bantuan apapun untuk wanita Afghanistan yang ditahan karena dia bukanlah pengungsi yang terdaftar di UNHCR," kata pejabat senior Hubungan Eksternal Petugas UNHCR Pakistan Dan McNorton. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya