Berita

Kamp Calais/Reuters

Dunia

Paris Tuntut Janji Kehormatan Inggris Untuk Tangani Anak Pengungsi

SENIN, 10 OKTOBER 2016 | 18:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Paris menuntut janji kehormatan Inggris untuk mengambil anak-anak migran dari kampe Jungle di kota pelabuhan Perancis Calais.

"Ada beberapa ratus anak di bawah umur yang terisolasi dengan keluarga di Inggris," kata Menteri Dalam Negeri Perancis Bernard Cazeneuve.

"Saya sungguh-sungguh meminta Inggris untuk memenuhi kewajiban moralnya," sambungnya.


Komentar tersebut dilontarkan menyusul tudingan dari Palang Merah Internasional yang menyebut bahwa Inggris telah "menyeret tumit" dari masalah tersebut.

Kamp Jungle dikenal merupakan penampungan yang telah penuh sesak karena menampung hampir 10 ribu orang yang sebagian besar telah melarikan diri dari perang dan perselisihan di negara-negara seperti Suriah, Afghanistan dan Afrika. Mereka memiliki tujuan akhir Inggris, namun tertahan di Calais.

Palang Merah Internasional menuduh Inggris telah meninggalkan ratusan anak-anak di kamp tersebut yang harusnya memiliki hak untuk bergabung dengan keluarga mereka yang telah terlebih dahulu mencapai Inggris.

"Dari sekitar 1.000 anak-anak tanpa pendamping yang saat ini tinggal di Calais Jungle, sekitar 178 telah diidentifikasi memiliki hubungan dengan keluarga di Inggris. Hal ini memberikan mereka hak untuk mengklaim suaka di negara yang sama," kata Palang Merah.

Alex Fraser, direktur dukungan pengungsi Palang Merah, mengatakan dalam sebuah pernyataan menyebut bahwa saat ini sistem untuk mengantar anak-anak yang memiliki hak untuk berada di Inggris terkendali banyak masalah.

"Anak-anak yang bisa membangun kembali kehidupan mereka dengan aman dengan keluarga mereka hanya bertahan, malah ditinggalkan untuk berjuang sendiri dalam kondisi yang tak terbayangkan bagi kebanyakan orang dewasa," sambungnya seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya