Berita

Fidel Ramos/Reuters

Dunia

Sang "Mentor" Sebut Pemerintahan Duterte Mengecewakan

SENIN, 10 OKTOBER 2016 | 15:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintahan Filipina di bawah kepemimpinan Rodrigo Duterte dinilai mengecewakan.

Begitu kritik yang disampaikan oleh mantan Presiden Filipina, Fidel Ramos dalam tulisan di sebuah surat kabar lokal seperti dimuat Reuters (Senin, 10/10).

Ia menilai bawa Duterte mengecewakan karena memprioritaskan perang melawan narkoba dan mengorbankan sederet masalah lainnya yang penting untuk ditangani, seperti kemiskinan, anggaran hidup, investasi asing dan juga lapangan pekerjaan.


Ramos menyebut bahwa alih-alih perang melawan narkoba, Duterte terjebak dalam kontroversi tak berujung tentang pembunuhan di luar hukum atas tersangka narkoba.

Di sisi lain, Ramos juga kecewa dengan kata-kata hinaan dan makian tak beradab yang kerap dilontarkan Duterte. Terutama terhadap Amerika Serikat. Ia menilai bahwa pernyataan-pernyataan pedas Duterte terkait Amerika Serikat membuat hubungan bilateral antara Amerika Serikat dan Filipina membingungkan.

Sebagai informasi, Ramos pernah mengangkat Duterte sebagai utusan khusu untuk memecahkan masalah dengan China dan mengelola dampak arbitrase internasional saat ia menjabat sebagai Presiden Filipina pada periode 1992 hingga 1998.

Dalam sejumlah kesempatan, Duterte kerap menunjukkan rasa hormatnya terhadap Ramos dan menganggapnya sebagai 'mentor'. Ramos pula lah yang membujuk DUterte untuk berani mencalonkan diri dalam pemilu Filipina Mei lalu.

Tidak jelas mengapa Ramos tiba-tiba saja melontarkan kritik semacam itu. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya