Berita

Korea Utara/Net

Dunia

Mengenal DIU, Pondasi Dasar Partai Partai Pekerja Korea Utara

SENIN, 10 OKTOBER 2016 | 11:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Partai Pekerja yang menjalankan pemerintahan Korea Utara saat ini tak bisa dilepaskan dari Down with Imperialism Union (DIU), yakni organisasi revolusi pertama di Korea yang didirikan oleh Kim Il Sung pada 17 Oktober 1926.

Partai Pekerja membangun akar ideologi dari organisasi tersebut. Program-program DIU menjadi pondasi dari program-program Partai Pekerja Korea Utara.

Sekilas soal DIU, organisasi tersebut didirikan di masa pendudukan Jepang di Korea (1905-1945). Saat itu, misi utara didirikannya DIU adalah untuk melengserkan imprealisme Jepang dan meraih kemerdekaan Korea dengan. Tidak berhenti sampai disitu, tujuan akhir dari DIU adalah membangun sosialisme dan komunisme di tanah Korea serta mengancurkan semua imprealisme dan membangun komunisme di seluruh dunia.


Pasca lengsernya Jepang dari tanah Korea di tahun 1945, cita-cita dan tujuan DIU masih terus dilanjutkan dan diformulasikan sebagai d asar dari Partai pekerja Korea Utara yang secara resmi didirikan pada tanggal 10 Oktober 1945.

Kini, tugas yang diemban oleh Partai Pekerja Korea Utara dengan mengadopsi nilai-nilai dari UI adalah untuk membangun negara menjadi kekuatan sosialis dan melaksanakan tugas-tugas untuk pembebasan nasional dan revolusi demokratis pada skala nasional. Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk sepenuhnya mewujudkan kemandirian massa rakyat dan menentang langkah imperialis untuk agresi dan melakukan perjuangan kemerdekaan global untuk pengembangan gerakan sosialis internasional.

Prinsip-prinsip itulah yang kini menjadi tulang punggung dalam membangun ideologi dan kegiatan Partai Pekerja. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya