Berita

Foto: KBRI di Beirut

Dunia

Dubes Chozin Tegaskan Komitmen Indonesia Untuk Perdamaian Dunia

MINGGU, 09 OKTOBER 2016 | 23:50 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beirut menyelenggarakan acara Resepsi Diplomatik dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke 71 RI, pada Rabu malam lalu (5/10) di Hotel Phoenicia, Beirut. Acara ini sekaligus menjadi momentum untuk lebih mempererat hubungan Indonesia dan Lebanon.

Acara resepsi dihadiri kurang lebih 300 tamu undangan yang terdiri dari para pejabat tinggi pemerintah, kalangan diplomatik, para pemuka agama, perwakilan tokoh-tokoh politik, para rektor dan akademisi, para pengusaha, instansi dan organisasi internasional dan sahabat-sahabat kedutaan.

Kabar ini disampaikan oleh Sekretaris Pertama Politik dan Penerangan Kedutaan Besar RI Beirut, Meugah Suriyan Sanggamara, lewat surat elektronik kepada redaksi.


Adapun yang menjadi tamu kehormatan dari Pemerintah Lebanon yaitu Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Machnouk, mewakili Perdana menteri Taman Salam; Anggota Parlemen Muhammad Hajjar, mewakili Ketua Parlemen Nabih Berri; dan Syeikh Abdul Hadi Chateb yang mewakili Grand Mufti Lebanon, Syeikh Abdul Latif Derian.

Duta Besar RI untuk Lebanon, Achmad Chozin Chumaidy, dalam sambutannya menyampaikan komitmen Indonesia terhadap Lebanon, yang direalisasikan melalui capaian-capaian kerja perwakilan RI dalam meningkatkan hubungan bilateral kedua negara. Hubungan yang terjalin selama ini tidak lain didasari oleh hubungan kesejarahan yang panjang antara kedua negara serta persamaan dalam pluralitas bangsanya.

"Sebagai bangsa yang menjadi bagian dari komunitas global, kami menyadari bahwa keamanan nasional sangatlah berpengaruh terhadap keamanan regional dan bahkan internasional, demikian pula sebaliknya. Karenanya, kami bertekad kuat untuk turut serta menciptakan dan memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Pengiriman pasukan perdamaian Konga TNI UNIFIL merupakan bagian dari prinsip-prinsip dasar kehidupan berbangsa kita," jelas Dubes Chozin Chumaidy.

Duta Besar juga menegaskan bagaimana Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa, agama, serta corak budaya yang beragam, mampu menjaga keutuhan dan persatuan bangsanya.

"Ingin saya tegaskan bahwa Indonesia menjadi bukti bahwa Islam, demokrasi dan modernitas dapat terjalin dalam satu harmoni dalam satu tarikan nafas yang sama," katanya.

Tukar menukar kunjungan baik dari pejabat-pejabat pemerintah, maupun ulama-ulama kedua negara yang dilakukan selama ini merupakan salah satu upaya untuk membagi pengalaman panjang bangsa Indonesia dalam menyikapi perbedaan yang dapat dijadikan contoh oleh Lebanon. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya