Berita

Politik

Giliran 90 KK Warga Kota Bekasi Yang Akan Digusur Pemerintah

RABU, 05 OKTOBER 2016 | 09:23 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Lagi-lagi warga miskin kota digusur oleh Pemerintah. Kali ini penggusuran akan menimpa sekitar 90 kepala keluarga (KK) yang berada di Kota Bekasi RT 005/ RW 001 Kelurahan Marga Jaya Kecamatan Bekasi Kota Bekasi.

"Warga yang sudah menempati tempat tinggal selama berpuluh-puluh tahun kini akan terancam kehilangan tempat tinggal satu-satunya akibat mendapatkan Surat Peringatan Kedua yang dikeluarkan oleh Kepala Dinas Tata Kota Kota Bekasi pada tanggal 21 September 2016," kata Nasrul Dongoran dari Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI), dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 5/10).

Dalam surat peringatan kedua, jelasnya, pemerintah memaksa warga yang terdiri atas 90 Kepala Keluarga  dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari dengan ancaman sanksi. Sebelumnya warga tidak pernah diajak dialog oleh pemerintah kota Bekasi sehingga tidak ada solusi yang ditawarkan kepada masyarakat untuk perlindungan dan pemenuhan hak-hak masyakarat.


"Arogansi Pemerintah Kota Bekasi yang lebih mengedepankan cara-cara kekerasan ini menunjukkan kesewenang-wenangan Pemerintah kepda masyarakat miskin Kota Bekasi," katanya.

Ternyata juga, sambungnya, penggusuran di Kota Bekasi lebih tidak manusiawi dari pada penggusuran di kota-kota sekitarnya termasuk Jakarta, Depok dan lain-lain. Dalam penggusuran ini warga kelurahan Margajaya akan kehilangan hak untuk beribadah karena disekitar lokasi rumah warga terdapat 2 mesjid dan satu gereja sebagai tempat ibadah warga yang juga terancam akan di bongkar paksa oleh Pemerintah Kota Bekasi. [ysa]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58

Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39

Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31

Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08

Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45

Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05

50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58

Selengkapnya