Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Mesin Kampanye Medsos Tiga Cagub Sudah Mulai Bergerak

SENIN, 03 OKTOBER 2016 | 14:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Media sosial akan menjadi salah satu basis kampanye para kandidat Gubernur DKI Jakarta untuk menjangkau pemilih muda dan kelas menengah Jakarta.

"Saat ini mesin kampanye media sosial ketiga pasangan calon Gubernur DKI 2017 sudah mulai bergerak," kata founder PoliticaWave, Yose Rizal, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 3/10).

Menurut Yose Rizal, dari rekaman data PoliticaWave.com sejak hari terakhir pendaftaran (23/9), tercatat 243.859 percakapan mengenai ketiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI. Pasangan Ahok-Djarot sementara memimpin dengan 146.460 percakapan atau memiliki share of awareness sebesar 60,06 persen dari total percakapan.


"Diikuti oleh pasangan Anies-Sandi dengan 62.584 percakapan atau memiliki share of awareness sebesar 25,66 persen dan pasangan Agus-Sylviana dengan 34.815 percakapan atau memiliki share of awareness sebesar14,28 persen," ungkapnya.

Yose menjelaskan bahwa setiap percakapan mengandung sentimen, yang merupakan persepsi netizen terhadap pasangan calon tersebut. Pasangan Ahok-Djarot juga sementara memimpin terkait dengan sentimen netizen. Net Sentimen (selisih antara sentimen positif dan negatif) pasangan Ahok-Djarot adalah sebesar 7.078.

"Namun berbeda dalam jumlah percakapan, untuk Net Sentimen, di posisi kedua adalah pasangan Agus-Sylvi sebesar 6.207 dan diikuti oleh Anies-Sandi sebesar 2.981," katanya.

Berdasarkan pengalaman PoliticaWave.com melakukan prediksi terhadap Pilkada, Pileg dan Pilpres sejak tahun 2012, sambung Yose, pasangan yang akan menjadi pemenang adalah pasangan dengan jumlah percakapan terbesar dan net sentimen paling positif.

"Tentunya hasil saat ini adalah hasil sementara dan masih dinamis sampai hari pencoblosan," ungkap Yose, sambil memastikan data yang ditampilkan PoliticaWave adalah data realtime dan sudah bersih dari akun-akun bot. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya