Berita

Politik

Sekjen PDIP Ajak Kader Menangkan Pilkada Kota Yogyakarta Dengan Strategi Kebudayaan

MINGGU, 02 OKTOBER 2016 | 17:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Seluruh elemen kader PDI Perjuangan dari seluruh tingkatan harus bergotong royong memenangkan pasangan Imam Priyono-Ahmad Fadli dalam pemilihan Walikota-Wakil Walikota Yogyakarta pada 15 Februari 2017 mendatang.

‎Secara khusus, PDI Perjuangan juga telah menyiapkan proses penjaringan calon kepala daerah dengan mekanisme demokratis, agar rakyat bisa mendapatkan figur pemimpin yang mau bekerja untuk rakyat. Salah satunya dengan mengadakan sekolah partai untuk seluruh kepala daerah yang maju dalam pilkada.

‎"Pasangan Imam Priyono dan Ahmad Fadli merupakan sosok yang memahami pemerintahan dan melayani masyarakat dengan baik, maka seluruh elemen bekerja memenangkan dengan kerja keras. Menyatu dengan gerakan rakyat merebut hati dan pikiran masyarakat," kata Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di hadapan ribuan kader pada rapat kerja cabang khusus (rakercabsus) PDI Perjuangan Kota Yogyakarta (Minggu, 2/10)‎.

Turut hadir dalam acara Rakercabsus tersebut dari unsur DPP PDI Perjuangan, Idham Samawi juga Esti Wijayanti, anggota DPR RI, Yuni Satia Rahayu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY, Eko Suwanto, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY dan perwakilan elemen partai pengusung dari Nasdem dan PKB Kota Yogyakarta.

‎Hasto Kristiyanto menegaskan pasangan calon yang diajukan untuk pilwali Yogyakarta berbeda dengan pasangan lain. Komitmen kuat untuk membawa rakyat Yogyakarta kembali ke jatidiri kebudayaan jadi satu hal yang akan dibawa dalam memimpin Yogyakarta ke depan.

‎Guna pemenangan pasangan Imam Priyono-Ahmad Fadli menjadi pemimpin Yogyakarta telah disiapkan strategi yang efektif untuk meraih kepercayaan rakyat. Salah satunya lewat mekanisme gotong-royong dan pendidikan calon kepala daerah di sekolah partai.

‎Pasangan Imam Priyono-Ahmad Fadli diyakini bisa wujudkan amanah memimpin Yogyakarta dengan berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayan. ‎Seluruh kekuatan elemen pemenangan disebutkan harus satu padu, mewujudkan Yogyakarta sebagai kota budaya dan kota pendidikan.

‎"PDI Perjuangan berkomitmen akan selalu penuhi harapan rakyat Yogyakarta untuk hidup lebih baik. Sesuai dengan pesan Megawati Soekarno Putri, pasangan calon Imam Priyono dan Achmad Fadli beserta seluruh kader harus pahami bahasa rakyat menangkanlah bersama rakyat dan mengabdi pada amanat penderitaan rakyat," ucap Hasto.

‎Eko Suwanto, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY disela-sela rakercabsus mengajak kader Partai menyatu dengan masyarakat bekerja keras memenangkan Imam Priyono dan Achmad Fadli dengan gotong royong dan mengawal proses demokrasi dalam pilkada 2017 dengan baik.

‎"Kita akan kawal proses demokrasi untuk wujudkan pilkada yang berbudaya dan bermartabat. Diantaranya dengan kampanye berbudaya termasuk mengawal hak konstitusi warga negara agar hak pilihnya tercatat dalam daftar pemilih retap yang disusun KPU. PDI Perjuangan juga berkomitmen melawan segala bentuk kecurangan dan menentang money politics. Kita akan mendukung kerja KPU, Panwaslu dan Kepolisian untuk bersama sama wujudkan Pilkada yang berbudaya dan bermartabat", ujar Eko Suwanto, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY.[ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya