Berita

Ilustrasi/Net

Politik

SBY Perlu Ikut Tax Amnesty Seperti Ustadz Yusuf Mansur

MINGGU, 02 OKTOBER 2016 | 13:06 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Belakangan banyak beredar foto-foto para pengusaha yang mengikuti tax amnesty. Sejumlah pengusaha, termasuk juga rombongan dari Kamar Dagang Indonesia (Kadin) mengikuti kebijakan pemerintah ini.

Bahkan, Ustadz Yusuf Mansur, salah seorang tokoh yang cukup populer juga mengikuti kebijakan ini. Dengan alasan sedekah dan mau belajar, Pengasuh pesantren Daarul Quran ini datang ke Direktorat Jenderal Pajak, Jumat lalu (2/10).

Keikutsertaan Yusuf ini pun mendapat perhatian serius dari akun @benny_israel, akun yang selama ini cukup kontroversial dan membuka sejumlah persolaan.


Akun @benny_israel mengajak Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengukuti program ini sebagaimana dilakukan Yusuf Mansur. Kata dia, SBY tak perlu malu ikut program tax amnesty sebagaimana Yusuf Mansur, yang merupakan tokoh panutan ummat. Belum lagi, banyak juga perwira TNI dan Polri yang ikut program ini.

"Untuk itu Pak @SBYudhoyono dan keluarga juga tak perlu ragu ikut program TA. Pak @SBYudhoyono tidak perlu malu karena ada Ustadz @Yusuf_Mansur juga sudah ikut program Tax Amnesty. Beliau figur panutan ummat. Juga ikut," katanya (Minggu, 2/10).

Akun yang mengatasnamakan Benjamin Israel ini menyarankan agar SBY dan keluarga mengikuti program ini sehingga kewajiban pajak SBY dan keluarga tak akan diperiksa lagi di kemudian hari. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya