Berita

Dunia

Ternyata Benda Seni Indonesia Pun Digemari Warga Rusia

SABTU, 01 OKTOBER 2016 | 02:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Selain nasi goreng, ternyata masyarakat Rusia juga menyukai benda seni asal Indonesia, termasuk lukisan.

Hal ini terlihat saat pembukaan pameran "Novaya Zijn Zivopis Indanyezii" (A New Life of Indonesian Painting) di museum Seni Oriental di Moskow. Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus, Wahid Supriyadi, pun merasa sungguh gembira sekaligus terharu menyaksikan banyaknya warga Rusia yang mengapresiasi tinggi lukisan dan berbagai benda seni asal Indonesia di sini.

"Hal ini tentunya turut memberikan kontribusi bagi hubungan bilateral RI-Rusia yang semakin bervariasi," kata Wahid Supriyadi dalam keterangan beberapa saat lalu (10/1).


Pameran yang berlangsung sejak 27 September lalu hingga beberapa minggu ke depan tersebut menampilkan puluhan lukisan karya pelukis Indonesia era 1950-1960, seperti Joko Pekik, Basuki Resobowo, A. Rustamaji, Rustamadji,  Ichi Tarmizi, Lili Cecep, Kunsoyono, dan Nazir Bondan yang telah berhasil direstorasi atau dihidupkan kembali.

Lukisan tersebut merupakan bagian dari 33 lukisan yang dihadiahkan pengamat Indonesia, Prof. Vilen Sikorskiy dan Natalia Chevtaikina kepada museum Oriental Art pada tahun 2008 dan 2014.

"Sebagian lukisan tersebut awalnya dimiliki Dubes RI untuk Sri Lanka, Harmain Rusdi yang pada tahun 1962 mengadakan pameran di Kolombo. Setelah peristiwa 1965, Dubes Rusdi menetap di Uni Soviet lalu pergi ke Eropa dan menghadiahkan lukisannya kepada teman-teman Rusia. Sebagian lagi diberi oleh beberapa mahasiswa ikatan dinas (mahid) yang setelah peristiwa tersebut menyebar entah kemana," ujar Prof. Sikorskiy.

Kondisi lukisan cat minyak yang sudah berusia lebih setengah abad tersebut mulanya banyak yang rusak dan cat mengelupas di sana sini. Namun berkat kerja keras selama 5 tahun restorator museum I. Solovyev dan I. F. Kuznetsov, lukisan tersebut berhasil dihidupkan kembali sehingga dapat dipamerkan kepada publik. Lukisan-lukisan tersebut umumnya menggambarkan sosok manusia pedesaan dalam berbagai aktivitas.

Selain lukisan, museum Seni Oriental juga mengoleksi berbagai benda seni asal Indonesia, di antaranya berbagai keris asal pulau Jawa, Bali dan Sumatera abad 17 hingga 19, koleksi kain batik tulis peninggalan abad 19 dan 20, koleksi tokoh wayang kulit Jawa seperti Antaboga, Semar, dan tokoh lain dalam epic Ramayana dan Mahabharata.

Di sudut lain museum ada pula koleksi topeng wayang orang Jawa, ukiran patung singa abad 19 asal Bali,  patung dewa Hindu, gendang; topeng Rangda, dan berbagai benda seni asal Indonesia lainnya yang dipamerkan museum sepanjang tahun. Sebelumnya pada tanggal 27 Agustus-6 November 2016. salah satu museum terkenal di Moskow yaitu Museum Darwin, juga menunjukkan berbagai koleksi benda seni asal Indonesia. [ysa]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58

Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39

Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31

Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08

Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45

Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05

50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58

Selengkapnya