Berita

Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati/Net

Politik

Pengamat Militer: Langkah BIN Sikapi Pilkada Harus Didukung

SABTU, 24 SEPTEMBER 2016 | 00:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Untuk mengawal kelancaran Pilkada Serentak 2017 di 101 daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, Badan Intelijen Negara (BIN) sudah memetakan potensi kerawanan.

BIN juga sudah membentuk satuan petugas (satgas) pengamanan Pilkada. Satgas ini dikoordinatori oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan membentuk Sentra Gakkumdu (Sentra Penegakan Hukum Terpadu).

Langkah BIN di bawah kepemimpinan Jenderal Budi Gunawan ini mendapat apresiasi dari publik. Apresiasi misalnya disampaikan pengamat militer dan intelijen yang juga mantan anggota Komisi I DPR, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati.


"Kita patut mendukung kebijakan BIN di bawah kepemimpinan Jenderal BG terkait Pilkada di berbagai daerah,utamanya di DKI," kata Susaningtyas kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat malam (23/9).

Menurut Susaningtyas, pembentukan Satgas Pilkada untuk untuk pengamanan dan pengawasan dengan melakukan deteksi dini dan early warning system ini akan sangat bermanfaat bagi Pilkada terkait.

"BIN harus memetakan wilayah lengkap dengan ancaman dan kerawanannnya, serta melakukan cipta kondisi dan cegah dini semaksimal mungkin agar keamanan masyarakat terbangun secara holistik," demikian Susaningtyas. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya