Berita

Nusantara

Puan Maharani Terima Anugerah Warga Kehormatan Sulawesi Utara

SABTU, 24 SEPTEMBER 2016 | 00:14 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menghadiri acara Malam Penganugerahan Warga Kehormatan dan Warga Teladan Provinsi Sulawesi Utara sekaligus Pembacaan nominasi Apresiasi Film Indonesia Tahun 2016 di Grand Kawanua International City (GKIC) Novotel Hotel, Manado, Jumat malam (23/9).

Acara ini merupakan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Utara yang ke-52. Acara dihadiri oleh sejumlah pejabat seperti Ketua DPR RI, Wakil Ketua MPR RI, Mendikbud, Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Anggota DPR RI, Kepala BNPB, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara dan juga Para Bupati/Walikota Sulawesi Utara beserta wakilnya.
 
Pada acara ini, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dengan didampingi Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Steven O.E Kandauw memberikan penghargaan Warga Kehormatan kepada masyarakat umum atas konstribusi terhadap kemajuan pembangunan di Provinsi Sulawesi Utara. Salah satu penerima penghargaan Warga Kehormatan ini adalah Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani.


Usai menerima penghargaan, Puan menyampaikan selamat atas Hari Jadi Provinsi Sulawesi Utara yang ke-52 kepada Gubernur dan seluruh masyarakat Sulawesi Utara serta ucapan terima kasih atas penganugerahan sebagai Warga Kehormatan Sulawesi Utara yang telah diterima.


"Selamat Hari Jadi Provinsi Sulawesi Utara yang ke-52 kepada Bapak Gubernur dan seluruh masyarakat Sulawesi Utara. Selama lebih dari setengah abad menjadi sebuah provinsi, tentunya Sulawesi Utara terus bertambah maju, sejahtera, dan berkeadilan. Sebagai beranda terdepan Indonesia, Sulawesi Utara memiliki peran yang sangat strategis bagi pembangunan Indonesia," kata Puan.

Dalam kesempatan ini, Menko Puan Mahari turut menyapa para insan perfilman Indonesia yang hadir dalam acara Malam Anugerah Piala Apresiasi Film Indonesia Tahun 2016 dan mengajak seluruh insan perfilman Indonesia, khususnya yang hadir di acara AFI ini untuk senantiasa memperhatikan makna dan pesan yang ingin ditampilkan dalam setiap filmnya.

"Malam Anugerah Piala Apresiasi Film Indonesia, memiliki arti yang sangat strategis. Selain memberikan apresiasi kepada insan perfilman, juga bermakna sampai sejauh mana kiprah perfilman Indonesia telah ikut dalam membangun kebudayaan Indonesia. Film-film nasional juga dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan karakter bangsa," kata Puan.

Untuk itu, menurut Puan, diperlukan adanya sinergi yang lebih baik antar pemerintah dengan insan perfilman guna memberikan program terpadu yang sesuai dengan cita-cita bangsa. Puan berharap terpilihnya Provinsi Sulawesi Utara sebagai tuan rumah penyelanggaraan nominasi Anugerah Perfilman Indonesia 2016 ini dapat memberi dampak positif bagi perkembangan industri kreatif di Sulawesi Utara.

Di akhir sambutan, Puan Maharani mengingatkan kembali kepada seluruh hadirin yang hadir akan semboyan Si Tou Timou Tumoutou” yang dipopulerkan oleh tokoh nasional, Dr. Sam Ratulangi yang oleh Bung Karno disebut sebagai Manusia Indonesia yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala.

Adapun penerima penghargaan Warga Kehormatan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2016 selengkapnya, yaitu: Menko bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, Ketua DPR RI Ade Komarudin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi, Presiden Direktur  Lion Air Grup Rusdi Kirana, Dirjen Otda Depdagri Soni Sumarsono dan Wartawan Senior J Osdar. Sedangkan untuk penerima Warga Teladan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2016, yaitu Putri Indonesia Tahun 2016, Kesya Warouw dan peraih medali emas Olimpiade Rio 2016, Liliana Natsir. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya