Berita

Latihan Bareng Taifib Marinir Dan Pasukan Khusus AS Ditutup

JUMAT, 23 SEPTEMBER 2016 | 14:00 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Latihan Bersama prajurit Intai Amfibi Marinir dengan Special Force Group US Army yang bersandikan Balance Lantern Iron 16-2444 di Pusat Latihan Tempur Korps Marinir Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, resmi ditutup hari ini (Jumat, 23/9).

Kegiatan resmi ditutup oleh Asisten Operasi (Asops) KSAL Laksda TNI I.N.G.N Ary Atmaja, yang diwakili Komandan Kolatmar Kolonel Marinir Imam Sopingi.  

Upacara penutupan dihadiri Director Billateral Engagement and Exercise, Mayor Travis Walter, Komandan Puslatpurmar 7 Lampon Mayor Marinir Ronny Antonius Purba, dan Perwira dijajaran Puslatpurmar 7 Lampon. Latihan selama ini dikomandani oleh Kapten Marinir Lilik Cahyanto yang bertindak selaku Komandan Upacara.


Dalam amanat tertulis yang dibacakan Komandan Kolatmar, Asops KSAL mengatakan bahwa kegiatan Balance Lantern Iron 16-2444 telah dilaksanakan selama 33 hari di Puslatpur Lampon dengan aman dan lancar. Selama pelaksanaan latihan, tujuan dan sasaran latihan yang meliputi terjalinnya kerja sama dan meningkatnya kemampuan teknis serta taktik operasi khusus bagi prajurit kedua belah pihak dapat tercapai dengan baik sesuai dengan yang diharapkan.
 
Dengan selesainya latihan ini, lanjutnya, diharapkan prajurit Taifib Korps Marinir dan Special Force Group US Army banyak mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru, sehingga pengalaman dan pengetahuan tersebut dapat dijadikan sebagai modal dalam menunjang pelaksanakan tugas pokok satuan masing-masing.

Di samping bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan dan profesionalisme prajurit, juga dalam rangka menciptakan hubungan persaudaraan yang erat antara pasukan dari kedua negara, sehingga kerjasama militer di bidang pertahanan dapat diwujudkan.

Penutupan dilanjutkan dengan pelepasan anak penyu atau Tukik ke laut, penanaman pohon kelapa dan peresmian patung persahabatan serta pemberian penghargaan kepada tokoh masyarakat atas keterlibatannya dalam mendukung pelaksanaan latihan.

Sementara itu, Kapten Matthew M. Dobyns menyampaikan ucapan terima kasih kepada prajurit Korps Marinir TNI AL khususnya prajurit Intai Amfibi Korps Marinir yang telah bekerja sama dalam latihan yang berlangsung selama 33 hari.

"Ini merupakan kebanggaan bagi kami dari Tim Operation Detachment Alfa (ODA) 1216 Special Force US Army bisa berlatih bersama dengan prajurit Intai Amfibi Korps Marinir. Banyak pengalaman baru yang kami peroleh selama latihan, mulai dari mengenal budaya Indonesia dan keindahan alam Indonesia," katanya.

"Kami berharap suatu saat nanti kami bisa bergabung dengan prajurit Intai Amfibi Korps Marinir dalam sebuah penugasan untuk menyelamatkan dunia," harapnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya