Berita

Politik

Baguna PDIP Gerak Cepat Bantu Korban Banjir Bandang Garut Dan Sumedang

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2016 | 15:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Badan Penanggulangan Bencana PDI Perjuangan (Baguna PDIP) bergerak cepat membantu warga dalam musibah di Garut.

Baguna pun menurunkan 100 personil untuk membantu korban banjir bandang di Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Garut, dan dipimpin langsung oleh Kepala Baguna Pusat Sadarestuwati, yang juga merupakan Anggota DPR-RI dari Fraksi PDIP.

"Baguna PDIP menerjunkan kekuatan personil yang dari Baguna pusat 100 orang personil dan 10 unit kendaraan. Kegiatan yang dilakukan oleh Baguna terdiri dari SAR, pelayanan kesehatan, dapur umum, dan membersihkan lingkungan," papar Sekretaris Baguna PDIP Alvian Veoh, Kamis (22/9).


Alvian menjelaskan wilayah yang dibantu Kecamatan Cimandiri, Kecamatan Sumedang Selatan di Kabupaten Sumedang. Sementara untuk Kabupaten Garut, bantuan dilakukan di Kecamatan Cimacan, dan Kecamatan Tarogong Kidul.

Sejak hadir di wilayah bencana, jumlah pasien yang berobat di posko pelayanan kesehatan Baguna PDIP 1.500 orang.

"‎Baguna PDIP mulai aktif di daerah bencana dari tanggal 20 September 2016. Rencana operasional Baguna berlangsung selama 7 hari," jelasnya.

Hari ini, Kepala Basarnas Soelistyo, Kepala BNPB Willem Rampangilei, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki bersama Kepala dan Sekretaris Baguna PDIP bersama-sama meninjau lokasi bencana.

Alvian menjelaskan Baguna PDIP menjalin kerjasama dengan Basarnas dalam rangka penanggulangan bencana alam. Bahkan beberapa waktu lalu Basarnas memberikan pelatihan kepada personil Baguna PDIP. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya