Berita

Salahuddin Wahid/Net

Politik

Gus Solah Heran Bila Ada Cagub Terpidana Tetap Nekad Maju

SELASA, 20 SEPTEMBER 2016 | 09:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Publik harus cerdas dalam melihat rekam jejak calon gubernur. Calon gubernur yang jelas-jelas sudah terpidana tentu tak layak dipilih.

Demikian disampaikan tokoh nasional Salahuddin Wahid atau yang dikenal dengan Gus Solah. Menurut Gus Solah, bahkan terpidana yang masih dalam percobaan hukuman pun tak pantas dipilih, terutama bila kasusnya terkait dengan kasus korupsi, penipuan atau pemalsuan dokumen.

"Calon begini tentu saja diragukan integritasnya. Dan saya juga heran ya bila ada calon yang sudah terpidana lalu mencalonkan diri. Ini nekad namanya," kata Gus Solah kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Selasa, 20/9).


Pernyataan Gus Solah ini disampaikan terkait dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5/2016. Dalam aturan yang merupakan perubahan terhadap PKPU 9/2015 ini ada aturan yang mengizinkan terpidana, meski dalam percobaan, bisa mencalonkan diri dalam Pilkada

"Saya kira karena ini sudah aturan, publik disadarkan saja bahwa ada tokoh tertentu yang mau maju Pilkada itu seperti ini (terpidana dan dalam percobaan hukuman)" jelas Gus Solah.

Gus Solah pun meminta agar permainan negatif dalam pilkada bisa dihindari atau malah harus dihilangkan, Misalnya politik uang atau manipulasi suara.

"Jangan ada lagi kecurangan-kecurangan," demikian Gus Solah. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya