Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

Prof. Yusril: Pak Ahok Benar, Saya Tidak Punya Program...

SENIN, 19 SEPTEMBER 2016 | 22:25 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama bereaksi atas kehadiran Prof. Yusril Ihza Mahendra, dalam acara Rapat Akbar Forum RT-RW di Koja, Jakarta Utara, kemarin Minggu (18/9).

Ahok menyebut kehadiran tersebut menunjukkan Yusril tidak punya program sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

Apa tanggapan Yusril?


"Tanggapan saya adalah, Pak Ahok benar saya tidak punya program," tegas Yusril (Senin, 19/9).

Yusril menegaskan bahwa dia memang tidak punya program menggusur rakyat; tidak punya program memaki-maki warga Jakarta;
tidak punya program mengata-ngatai maling kepada ibu-ibu yang membutuhkan pertolongan atau bantuan; dan tidak punya program untuk memusuhi DPRD dan instansi lain (Kementerian Dalam Negeri, BPK).

"Saya tidak punya program untuk mempermalukan pejabat atau pegawai DKI di depan publik," ucap mantan Menteri Hukum dan HAM ini.

Lebih jauh, Yusril juga menegaskan, dia tidak punya program untuk merendahkan dan menghina partai politik; tidak punya program untuk membuang uang APBD dengan membeli tanah milik Pemprov DKI seperti yang terjadi pada kasus RS Sumber Waras;
dan tidak punya program untuk membubarkan Bamus Betawi dan ormas-ormas lainnya.

"Saya akui program-program di atas adalah program Pak Ahok, dan saya tidak punya program-program yang merugikan dan menyengsarakan rakyat Jakarta," tekan pakar hukum tata negara yang juga pernah Mensesneg ini.

"Insya Allah program yang akan saya buat sebagai gubernur jika terpilih kelak adalah program yang bermanfaat dan bersahabat dengan rakyat. Tidal seperti program Pak Ahok," demikian Yusril Ihza Mahendra. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya