Berita

Politik

Pangkostrad: Situasi Lingkungan Saat ini Sangat Dinamis Dan Menentu

SENIN, 19 SEPTEMBER 2016 | 11:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Situasi lingkungan strategis saat ini berkembang sangat dinamis, tidak menentu dan sulit diprediksi. Khususnya dalam rangka menjaga keutuhan wilayah, menegakkan kedaulatan negara dan mewujudkan stabilitas keamanan.

Demikian disampaikan Panglima Kostrad Letjen TNI, Edy Rahmayadi, pada upacara tujuh belasan yang berlangsung di lapangan upacara Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat (Senin, 19/9).
 
"Sebagai prajurit Kostrad tidak boleh ragu-ragu dan  lengah, tetapi harus selalu waspada terhadap berbagai kemungkinan ancaman yang datang dari dalam maupun luar negeri," ungkap Pangkostrad, dalam amanat yang dibacakan oleh Inspektur Kostrad.


Pangkostrad menekankan kepada segenap prajurit Kostrad baik yang bertugas di basis maupun di daerah operasi untuk waspada terhadap setiap gejala yang dapat menggagalkan atau menghambat keberhasilan tugas. Ia juga meminta prajurit untuk menghindari berbagai bentuk pelanggaran serta perkuat semangat dan tekad pengabdian kepada bangsa dan negara, agar tidak terkontaminasi oleh hal-hal negatif yang dapat memperburuk citra Kostrad.
 
"Kunci keberhasilan dalam menghadapi setiap  tantangan  tugas  adalah profesionalisme, disiplin dan soliditas keprajuritan yang berbasis kepada semangat dan wawasan  kebangsaan yang kuat serta semangat kemanunggalan yang kokoh bersama rakyat," demikian Edy. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya