Berita

Politik

Buwas Tatar Calon Kepala Daerah PDIP Berantas Narkoba

SABTU, 10 SEPTEMBER 2016 | 22:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Saat ini, masalah narkoba sudah benar-benar menjadi ancaman nyata bagi generasi bangsa Indonesia Untuk menghadapinya, dalam arti mencegah dan memberantasnya, peran para kepala daerah sangat penting karena masalah narkoba menjadi ancaman juga di semua daerah di Indonesia.

Demikian disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso saat mengisi materi di Sekolah Partai Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDI Perjuangan di Wisma Kinasih, Depok (Sabtu, 10/9).

"Calon kaepala daerah ini penting peranannya, masalah narkotika ini, semua masalah kan ada di daerah, harus bersama, simultan, bersinergi, peran kepala daerah sangat berpengaruh signifikan, program harus dimulai dari kedaerahan," kata Buwas.


Hadir dalam acara tersebut Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Kepala Sekolah Partai Komarudin Watubun, Eva K Sundari, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat. Dengan adanya materi pemahaman dan bahaya narkoba serta bagaimana peran kepala dsaerah dalam memerangi narkoba, maka sekola partai yang digelar PDIP ini menjadi harapan bahwa mereka semua yang bakal memimpin daerah sejah awal sudah punya komitmen kuat untuk memerangi narkoba.

"Saya berharap, teman-teman calon kepala daerah ini nanti yang mempelopori, memberikan panutan dalam memerangi narkoba," ujarnya.

"Ini adalah upaya membangun komitmen itu, di kala kita sudah memahami, sehingga kalau menjadi kepala daerah sudah menjadi konsennya nanti dalam pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba," tambahnya.

Menurut Buwas, sekolah partai yang digelar PDIP ini jadi momentum yang sangat baik. Artinya, para kader yang nantinya menjadi pemimpin daerah punya pemahaman yang memadahi dalam masalah narkotika dan memahami bahwa masalah ini penjadi persoalan daerah, yang tidak mungkin hanya dilakukan oleh BNN.

"Harus sinergi daerah, para kepala daerah. Karena jumlah personilnya terbatas, kantor kita tidak punya, di beberapa daerah masih numpang. Padahal ini ancamannya masalah generasi, ancamanannya pada negara dan bangsa kita," tukasnya.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, alasan PDIP membekali para calon pemimpin daerah untuk memahami pentingnya melakukan perang tehadap narkoba karena memang ini tidak hanya kejahatan kemanusiaan, tetapi sudah menjadi ancaman bagi generasi bangsa.

"Pak Buwas kami hadirkan untuk meningkatkan komitmen para calon kepala daerah agar ikut punya komitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba," ungkap Hasto.

Hasto mengungkapkan, komitmen Buwas dalam menjalankan tugasnya sekaligus juga menjadi motivasi bagi para kader calon kepala daerah bagaimana bekerja untuk rakyat dan mengabdi untuk negara. [ysa]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya