Berita

Puan Maharani/ Net

Politik

Menko PMK Dukung Pengembangan Koperasi Dan UMKM Melalui Akses Pembiayaan Modal

SABTU, 10 SEPTEMBER 2016 | 18:47 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pemerintah terus giatkan upaya pembangunan manusia Indonesia agar lebih produktif. Salah satunya dengan meningkatkan sektor koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Cara memajukan sektor koperasi dan dan UMKM antara lain dengan mempermudah akses perbankan, memberi layanan kredit usaha tanpa agunan dan menyalurkan pinjaman melalui lembaga penyalur dana bergulir (LPDB).

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, pada acara "Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan melalui Penguatan Modal kepada Koperasi dan UMKM" di Kantor Bank Jatim, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (10/9).


"Kita harus membuat masyarakat kita produktif, bekerja menghasilkan sesuatu untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya," kata Puan Maharani.

Ia menegaskan, pemberdayaan sektor koperasi dan UMKM sesuai dengan idelogi bangsa dan negara Indonesia.

"Tidak hanya idelogi kaum marhaen dan para santri kalau di Jawa Timur ini, tetapi harus menjadi idelogi kita semua. Koperasi dan UMKM adalah sektor yang menyokong penuh ekonomi bangsa dan mampu menahan badai krisis," tegasnya.

Hadir dalam acara tersebut Menteri Koperasi dan UMKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf dan Dirut Bank Jatim, Soeroso.

Menko PMK berpesan supaya ideologi ekonomi kerakyatan diterapkan tidak hanya di Jawa Timur tapi di seluruh Indonesia.

"UMKM merupakan soko guru ekonomi kerakyatan Indonesia, terbukti ekonomi kerakyatan yang menjadi penyelamat pada saat krisis ekonomi Indonesia," tambah Menko PMK.

Menko PMK berpesan supaya kredit UMKM dapat dipermudah kepada industri rakyat. Karena UMKM membantu rakyat untuk lebih produktif dan mandiri. Menurut Menko PMK, UMKM di Jawa Timur adalah salah satu UMKM yang terbaik di Indonesia. Hal ini terlihat dari kemasan, tempat-tempat usaha UMKM di Jawa Timur yang bersih dan tertata rapih, sehingga dapat dijadikan contoh untuk UMKM di provinsi lain.

Dengan diberikannya bantuan kepada para pelaku UMKM di Jawa Timur, Menko PMK berharap dapat memacu semangat para anggota koperasi serta pelaku usaha skala mikro, kecil, dan menengah untuk mengembangkan usahanya dengan lebih berdaya-saing sekaligus sebagai upaya untuk mewujudkan produktifitas dan kemandirian ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan.

Menko PMK juga mengingatkan bahwa Indonesia akan memiliki bonus demografi pada tahun 2020-2034, untuk itu Menko PMK mengajak segenap pihak untuk bersama-sama menyiapkan SDM unggul, salah satunya melalui gotong royong wujudkan UMKM dan koperasi yang mandiri yang sejalan dengan cita-cita Trisakti. Pemerintah, menurut Menko PMK, salurkan dana KUR sebesar Rp.120T untuk tingkatkan pembiayaan Koperasi & UMKM.

"Semoga program hibah penguatan modal ini dapat berjalan dengan sukses dan penuh berkah serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi upaya-upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan, khususnya di Jawa Timur. Mari kita jadikan program ini sebagai teladan kepeloporan dalam upaya-upaya pemberdayaan koperasi dan UMKM serta peningkatan kesejahteraan rakyat," harap Puan. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya