Berita

Budi Gunawan/Net

Politik

PDIP: Penunjukan Budi Gunawan Bukan Hal Aneh

SABTU, 03 SEPTEMBER 2016 | 10:43 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Latar belakang pribadi yang dikenal cerdas, pekerja keras dan punya banyak jaringan dianggap jadi modal penting Komjen Pol Budi Gunawan mengemban tugas sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

"Saya yakin Budi Gunawan bisa menunjukkan prestasi terbaiknya. Kami akan kawal terus nanti saat fit and proper test di Komisi I, sebab menurut undang-undang Intelijen Negara, DPR punya waktu 20 hari menyampaikan pertimbangan," kata anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Evita Nursanty, Sabtu (3/9).
 
Menurut Evita, Budi Gunawan memiliki pengalaman lengkap baik di sejumlah lembaga yang ada di bawah Mabes Polri hingga menjadi Kapolda Jambi dan Kapolda Bali. Orang dekat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu juga sangat memahami dunia intelijen dan memiliki kompetensi yang tinggi untuk pelaksanaan tugas dan fungsi BIN, sebagaimana diamanatkan dalam UU 17/2011 tentang Intelijen Negara.


Secara khusus, Evita meminta semua pihak untuk tidak mendikotomikan milter dan nonmiliter untuk jabatan pimpinan BIN. Sebab UU-nya sendiri tidak membeda-bedakan, termasuk soal waktu pergantian kepala BIN yang sepenuhnya hak prerogatif presiden.

"Kita pernah punya polisi yakni Jenderal Polisi (Purn) Sutanto yang jadi kepala BIN, ada juga dari sipil di jabatan wakil kepala BIN. Di negara-negara lain seperti Amerika Serikat juga punya nama pimpinan intelijen dari sipil," jelasnya.

"Jadi bukan hal aneh, apalagi Budi Gunawan yang berumur 56 tahun jauh lebih muda dibandingkan Sutiyoso yang sudah 71 tahun," tambah Evita. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya