Berita

Setya Novanto/Net

Politik

Ketum Golkar: BG Sangat Tepat Jadi Kepala BIN

SABTU, 03 SEPTEMBER 2016 | 03:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kebijakan Presiden Joko Widodo mengajukan nama Komjen Budi Gunawan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) sangatlah tepat.

"Pak BG merupakan sosok yang sangat berpengalaman untuk menempati posisi tersebut," kata Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto, di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta (Jumat, 2/8).

Budi Gunawan, kata Novanto, merupakan lulusan terbaik Akpol tahun 1993 dan selalu meraih peringkat nomor satu pada setiap pendidikan Polri seperti saat sekolah PTIK, Sespim, Sespati dan Lemhanas. Budi Gunawan juga mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa yang sangat prestisius.


"Sehingga sangat Wajar jika Budi Gunawan dapat menunjukan prestasi terbaik diseluruh aspek akademis, jasmani dan kepribadian," kata Novanto.

Pengalaman BG sebagai perwira tinggi kepolisian Republik Indonesia, lanjut Setnov, memudahkannya  untuk memberikan masukan kepada Presiden RI tentang deteksi keamanan secara dini. Termasuk tentang berbagai persoalan keamanan negara, dan terutama peristiwa luar biasa yang mengganggu keamanan negara dan ketertiban masyarakat khususnya terorisme yang masih menjadi masalah keamanan negara.

Selain itu, Novanto menambahkan, karakter dan penampilan Pak BG yang tidak terlalu banyak tampil ke muka publik, merupakan profil yang sangat tepat menduduki Lembaga intelijen negara ini.

"Beliau sangat pas dan tepat menduduki lembaga yang secara diam-diam melalukan deteksi dini terhadap keamanan negara dan ketertiban sosial" tambah Setnov.

Karena itu, Ketua Umum DPP Partai Golkar ini, telah berkomunikasi dengan Ketua DPR RI, Ade Komarudin, dan Fraksi-Fraksi lainnya agar menerima BG sebagai Kepala BIN dalam fit and proper test nanti.

"Partai Golkar sangat percaya bahwa Pak BG mampu mengemban amanah ini dengan baik serta dapat menjalankan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya," demikian Novanto. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya