Berita

Bestari Barus/Net

Nusantara

Ketua Fraksi Nasdem: Cawagub Yang Akan Mendampingi Ahok Tetap Heru

SENIN, 08 AGUSTUS 2016 | 11:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sampai saat ini bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, yang akan mendampingi Basuki T. Purnama dalam Pemilihan Kepala Daerah Februari 2017 mendatang adalah Heru Budi Hartono.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta,  Bestari Barus, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL pagi ini (Senin, 8/8).

"Pendampingnya masih tetap Heru. Sampai hari ini masih (Heru)," jelas Bestari.


Bestari membantah ada nama baru yang diusulkan untuk menjadi cawagub. Dia juga menepis anggapan tiga partai pengusung Ahok, yaitu Nasdem, Golkar, Hanura, pecah soal siapa yang akan mendampingi cagub incumbent tersebut.

"(Sikap) kalau koalisi masih tetap Heru. Kita satu suara," tegasnya.

Tak hanya itu, dia juga menampik soal kabar Ahok sendiri sudah mengisyaratkan tak akan menggandeng Heru. Dia menegaskan tak ada pembicaraan dengan Ahok soal pembatalan Heru sebagai cawagub.

"Belum ada pembicaraan," ucapnya.

Lalu kapan Ahok-Heru dideklarasikan?

"Ya tentu, kan harus kesepakatan tiga partai dan Teman Ahok. Tapi akan segera," jawabnya.

Dia sendiri senang bermunculan sejumlah nama yang akan melawan Ahok, termasuk Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Karena pihaknya tak ingin kalau hanya ada satu pasangan calon dalam Pilkada 2017 mendatang.

"Kita senang dong ada yang maju, jangan sampai cuman 1 kandaiat, pilihan Ahok atau bukan Ahok, kan lucu. Mudah-mudahan Bu Risma maju, bagus itu. (Risma) jangan digadang-gadang terus, segera terbitkan surat dukungan. Supaya nanti paling tidak ada lawannya (Ahok)," tantangnya.

Menurutnya akan semakin lengkap pilkada nanti karena sejauh ini sudah ada pasangan cagub-cawagub independen, yaitu Ichsanuddin Noorsy-Ahmad Daryoko. "Ada Noorsy bagus juga, ada independen, ada dari partai juga," tandasnya.

Ahok sebelumnya memang sudah mengindikasikan bahwa pendampingnya tidak mesti Heru, meski dalam form dukungan saat penggalangan KTP untuk maju lewat independen mereka berpasangan.

Ahok membuka kemungkinan bukan bersama Heru setelah memutuskan maju dengan partai.

"Dari dulu Pak Heru juga bukan yang ambisius kok. Yang minta jadi cawagub bukan beliau juga, tetapi gara-gara nama Pak Djarot tidak dicantumin gara-gara proses partai," kata Ahok pada Rabu, 27 Juli 2016 lalu.

Heru sendiri tak keberatan kalau tak jadi maju dalam pilkada bersama Ahok.

"Lagian sekarang kan sudah banyak spanduk Ahok-Djarot, mereka gubernur dan wakil gubernur, saya enggak masalah. Siapapun yang dipilih gubernur, enggak masalah," ungkap Heru saat dimintai tanggapan atas pernyataan Ahok. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya