Berita

Kampung Akuarium pascapenggusuran/Net

Warga Korban Penggusuran Ahok Dorong RR Maju Di Pilgub DKI

SELASA, 02 AGUSTUS 2016 | 18:49 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sekitar sepuluh warga korban gusuran dari Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, menemui mantan Menko Maritim, Rizal Ramli di kediamannya, Jalan Bangka IX Jakarta Selatan (Selasa, 2/7).

Kedatangan mereka untuk menyampaikan rasa simpati kepada Rizal, yang menurut mereka juga korban penggusuran. Mengingat, dia didepak oleh Jokowi setelah berseteru Gubernur DKI Jakarta terkait reklamasi pantai utara Jakarta.

Selain itu, mereka juga menceritakan nasib yang mereka alami kepada tokoh yang akrab disapa RR tersebut.


"Nggak ada ganti rugi Pak. Yang ada malah polisi-polisi itu semangat menggusur kami," kata salah seorang warga, Dharma Diani.

Mendengar penjelasan warga tersebut, RR geram. Menurutnya tindakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah penzoliman.

"Ini zolim. Masak tempat kecil gitu enggak dibayar. Apalagi sampai mengerahkan polisi, tentara dan Satpol PP," kesal RR.

Dia memastikan akan ada solusi untuk para warga korban gusuran tersebut. "Insya Allah ada jalan ya buat bapak ibu semua," ungkapnya.

Dalam obrolan santai tapi serius tersebut, warga lainnya, Tedy, berharap RR bersedia berjuang bersama rakyat miskin dan nelayan.

"Bapak maju gubernur ya," ungkap Tedy mendorong RR agar maju di Pilgub DKI Jakarta.

Mendengar permintaan warga tersebut, RR hanya tertawa tanpa mengucapkan jawaban secara eksplisit.

Kedatangan warga Kampung Akuarium tersebut, disamping untuk menyampaikan rasa simpati dan empati sesama korban penzoliman, mereka juga mengundang dan mengajak RR untuk hadir dalam gelaran nobar” di puing-puing gusuran. Rencananya mereka akan memutar film "Rayuan Pulau Palsu". [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya