Berita

Politik

1 Juta Buruh Jakarta Perjuangkan Rizal Ramli Maju Di Pilgub DKI

SELASA, 02 AGUSTUS 2016 | 16:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Elemen buruh yang tergabung dalam Konfrendasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) akan memperjuangkan Rizal Ramli bisa berlaga di Pilgub DKI 2017.

"1 juta buruh yang punya KTP Jakarta akan bekerja keras melakukan segala upaya agar Rizal Ramli bisa ditetapkan sebagai Cagub DKI," ujar Presiden KSPI Said Iqbal saat deklarasi dukungan Rizal Ramli for DKI di kawasan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (2/8), seperti dilansir RMOLJakarta.

Said menambahkan sebagai langkah awal untuk memperjuangan Rizal Ramli, pihaknya akan melakukan membangun komunikasi dengan sejumlah parpol dan menyakinkan mereka bila Rizal adalah pilihan terbaik buat Jakarta.


"Langkah pertama kami akan melakukan pendekatan pada parpol. Karena parpol adalah jalan yang bisa memungkinkan RR maju, termasuk dengan PDIP maupun Gerindra sekalipun yang sudah menetapkan calonnya," kata Said Iqbal.

Said Iqbal mengatakan, pihaknya konsisten tak mendukung Ahok lantaran kebijakannya banyak merugikan buruh. Hal itu berbeda dengan Rizal Ramli, yang ketika menjabat Menko Maritim dengan tegas menentang mega proyek reklamasi teluk Jakarta.

"RR (Rizal Ramli) punya pengalaman yang banyak. Pernah sebagai Menko dua kali. Meski pada dasarnya RR dan Ahok sama-sama berani, tapi kecerdasannya diatas rata-rata bila dibandingkan dengan Ahok. Kami yakin RR mampu memperbaiki Jakarta tanpa air mata. Karena selama ini kebijakannya mengutamakan kepetingan rakyat," ungkap Said.

Berbeda dengan Rizal Ramli, Ahok sangat tidak berpihak pada buruh dan warga Jakarta. Ahok, kata dia, lebih mengedepankan pemodal, pemilik uang,  pengusaha, dan pengembang.

"Tercermin dalam kebijakan, bagaimana gunakan dana CSR sebagai barter kebijakan upah murah. Belum lagi kebijakan lainya yang tukang gusur bikin rakyat susah," demikian Said. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya