Berita

Panggung Rakyat Kampung Akuarium Tagih Kontrak Politik Jokowi

JUMAT, 29 JULI 2016 | 05:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sejumlah elemen masyarakat menggelar acara "Panggung Rakyat Kampung Akuarium" nanti malam pukul 20.00 WIB (Jumat, 29/7).

Dengan jargon "Dari Kampung Akuarium, Kami Melawan," mereka akan menagih kontrak politik yang ditandatangani Joko Widodo pada September 2012 lalu.

Jokowi selaku calon Gubernur DKI Jakarta saat itu menandatangani "Kontrak Politik" demi perbaikan nasib warga miskin Jakarta.


Namun, setelah Jokowi tak lagi jadi gubernur, "Kontrak Politik" yang bercita-cita melindungi rakyat miskin itu seakan lenyap. Karena di tangan Basuki T. Purnama sebagai penerusnya, rakyat miskin semakin teraniaya.

"11 April, Kampung Akuarium digusur dengan kekerasan, dengan serangkaian kebohongan dan manipulasi fakta," begitu penjelasan dalam undangan acara tersebut.

Secara lebih rinci, "Panggung Rakyat Kampung Akuarium" ini akan diisi dengan tausiyah ulama, orasi tokoh, testimoni, pentas musik, baca puisi, marawis, pemutaran film dokumenter, peluncuran buku dan sebagainya.

Acara ini diinisiasi oleh Forum Komunikasi Masyarakat Penjaringan, RSCC, LBH Jakarta, UPC, JRMK, MATRA, GEPRINDO, Garda Metal Jakarta Utara, KSPI,Laskar Priboemi, Laskar Bugis Makassar, Forum Bukit Duri, JNIB, dan Badan Relawan Nasional. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya