Berita

Politik

Siap Bertarung, Perindo Tak Keberatan Bila PT Ditingkatkan Jadi 7 Persen

SELASA, 26 JULI 2016 | 04:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Persatuan Indonesia (Perindo) tak mempersoalkan kalau parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen ditingkatkan dari 3,5 persen menjadi 7 persen seperti diusulkan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Meski partai baru, Perindo sangat percaya diri dan yakin bisa memenuhi batas ambang minimum parlemen tersebut.

"Bila memang aturan mainnya mengharuskan PT 7 persen, maka kami tidak hanya sekadar setuju dan mendukung batas minimal tersebut, namun siap bertarung dengan partai-partai yang sudah eksis duluan," ujar politikus Perindo, Effendi Syahputra (Selasa, 26/7).


Apa yang disampaikan tokoh muda asal Sumatera Utara ini bukan pernyataan jumawa.  Namun, dia menegaskan, optimisme tersebut berdasarkan fakta kerja di lapangan para kader maupun hasil survei terakhir di lapangan.

Karena beberapa lembaga survei kredibel sudah menempatkan Perindo dalam top five bila pemilu dilaksanakan hari ini.

"Jadi tidak ada alasan untuk tidak setuju dengan kenaikan parliamentary threshold, apalagi itu 'cuma' pada angka 7 persen. Insya Allah kita siap, tidak cuma siap memenuhi, tapi juga siap untuk menjadi juara," demikian Effendi Syahputra, yang juga seorang pengacara ini. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya