Berita

Wonderful Indonesia 'Tampil' Di Piala Eropa 2016

SABTU, 25 JUNI 2016 | 18:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kementerian Pariwisata memanfaatkan momentum perhelatan Piala Eropa 2016 untuk tebar pesona. Logo Wonderful Indonesia lengkap dengan gambar atraksi alam dan budaya Indonesia terpampang di 20 bus city tour di Kota Paris, sejak 21 Juni sampai dengan 18 Juli 2016.

"Ini adalah kegiatan branding, yang bermain di bus dan digital signed di Galeries Lafayette Paris," kata Menpar, Arief Yahya dalam keterangan persnya, (Sabtu, 25/6).

Ada 20 bus dari perusahaan OpenTour yang dibungkus pemandangan indah khas Indonesia. Ada Candi Borobudur, Pura Ulun Danu, Festival Barong Banyuwangi, penari Bali, dan Komodo yang membalut bus city tour di Paris. Dan penumpangnya, akan dimanjakan dengan layanan Wi-Fi gratis dan sajian video apik seputar wisata Indonesia.


"Jadi mereka kita sentuh dengan free wifi, yang landing page-nya sudah masuk ke destinasi wisata unggulan Indonesia," kata Arief Yahya, Mantan Dirut PT Telkom yang ahli digital itu.

Rute bus Paris Grand Tour itu sendiri, Grand Magasins, Opera, Palais Royal, Musee de Louvre, Notre Dame, Saint-Michel, Musee d’Orsay, Concorde, Champs Elysees, Georges Vm Charles de Gaulle, Etoile, Trocadero, Tour Eiffel, Invalildes, Concorde, Royale, Madeleine, dan lainnya.

Pemasaran di Piala Eropa ini mirip dengan taktik pemasaran dalam menggarap pasar Singapore, Hongkong, dan Macau, yakni menjaring di kolam yang banyak ikan-ikannya. Mengingat, ada 2,1 juta orang yang datang menonton langsung. "Jumlah inbound tourist ke Kota Paris itu 2015 ada 84,5 juta wisatawan, naik dari tahun sebelumnya 0,9%-nya," kata Arief Yahya.

Artinya, dalam kondisi normal, rata-rata per bulan dikunjungi 7 juta orang setiap bulan, dan 233 orang setiap hari di kota itu. Ditambah dengan 2,1 juta fans sepak bola yang datang dari berbagai Negara. Ditambah penduduk kotanya 12 juta dan penduduk kawasan sekitarnya, 10 juta, total 22 juta orang.

"Jika dilihat dari viewers atau yang melihat materi bus city tour yang dibranding itu, jatuhnya menjadi sangat murah. Karena ditonton langsung oleh orang-orang yang potensial sebagai wisman," tandasnya.

Even empat tahunan tersebut juga ditonton oleh jutaan orang via layar kaca. Selain ditonton warga Paris, fans dari 24 negara yang lolos ke Piala Eropa 2016 juga hadir di sana. Dan kebetulan, 24 negara yang tampil di Piala Eropa ada di dalam list 169 negara yang bebas visa kunjungan ke Indonesia.

"Jadi promosinya bisa sekalian. Selain promosi pariwisata, kami juga berpromosi kebijakan bebas visa ke fans fanatik 24 negara yang tampil di Piala Eropa 2016," tambah I Gde Pitana, Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara Kemenpar.

Nia Niscaya, Asdep EAATT Kemenpar, menjelaskan bahwa kehadiran Wonderful Indonesia itu ibarat undangan bagi warga Perancis dan seluruh turis yang sedang berwisata dan menonton Piala Eropa di Paris untuk datang ke Indonesia.

"Pasar Perancis lumayan bagus. Jumlah wisatawan Perancis yang datang ke Indonesia bulan April 2016 mengalami peningkatan sebanyak 24.67% dibandingkan April 2015. Target untuk Perancis tahun ini adalah mendatangkan 250 000 orang wisatawan ke Indonesia," timpal Country Manager Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) di Prancis, Eka Moncarre. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya