. Rangkaian kegiatan Safari Kebangsaan Merajut Kebhinnekaan bersama Ketua MPR RI Zulkifli Hasan singgah di Serang, Banten, Rabu (4/5). Kegiatan pertama yakni dialog kebangsaan dengan tema "Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja" ini digelar di Aula SMA Negeri 1 Ciruas, Serang dengan dihadiri seluruh siswa dan siswi SMAN.
Kepala Sekolah SMAN 1 Ciruas, Muhammad Nadjih sangat mengapresiasi kedatangan Ketua MPR di sekolahnya, kedatangan pejabat tinggi negara sekelas Ketua MPR sebuah kehormatan bagi mereka.
"Tema yang diangkat pun sangat bermanfaat yakni soal narkoba dan kenakalan remaja. Seorang pejabat tinggi negara pusat melakukan pemahaman soal narkona dan kenakalan remaja sangat kami apresiasi," katanya.
Dalam kesempatan yang sama kepada para siswa, Ketua MPR Zulkifli Hasan mengingatkan agar generasi muda haris fokus belajar karena generasi muda adalah harapan bangsa penerus kepemimpinan bangsa. Jangan sampai kenal walaupun sedikit dengan namanya narkoba.
"Narkoba akan mendekatkan pemakainya pada kesengsaraan dunia dan kesengsaraan akhirat. Tidak ada guna dan manfaat sama sekali memakai narkoba. Apa yang bisa diharapkan bangsa ini jika generasi mudanya terkena narkoba. Jadi saya tekankan jauhi narkoba, anak muda hebat tanpa narkoba, narkoba musuh kita bersama," tegasnya.
Ketua MPR juga mengingatkan akan bahaya narkoba di kalangan generasi muda. Saat ini pengguna narkoba diperkirakan mencapai 6 juta orang. Yang meninggal dunia per hari mencapai 40-50 orang dengan mati sia-sia.
Menurut Zulkifli, PBB dalam situs berita mengumumkan Indonesia menjadi negara nomor 1 di Asia untuk penyeludupan dan peredaran narkoba. "Oleh karena itu di seluruh instansi mulai dari Presiden menyatakan Indonesia masuk dalam kategori darurat narkoba," lanjutnya.
Zulkifli menegaskan Indonesia tidak boleh kalah melawan narkoba, dan meminta agar siswa-siswi SMA 1 Ciruas untuk tegas katakan tidak pada narkoba dan perangi penyalahgunaan narkoba. "Kalau kalah kita bisa kehilangan 1 generasi atau mundur 200 tahun. Itulah bahayanya narkoba," ucapnya.
Dalam kesempatan itu juga Ketua MPR tak lupa mengingatkan agar generasi muda pelajar tidak perlu takut soal masa depan. Semua diciptakan untuk menjadi pemenang tinggal usaha dan upayanya saja yang harus diperhatikan. Setelah reformasi, lanjut Ketua MPR, negara ini sangat terbuka memberi kesempatan kepada siapapun menjadi apapun misal menjadi walikota, bupati, gubernur, ketua MPR bahkan menjadi presiden.
[rus]