Berita

fahira idris/net

HARI PENDIDIKAN NASIONAL

Kritikan Fahira Ke Jokowi Soal Pembangunan Wilayah Pinggiran

SENIN, 02 MEI 2016 | 10:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komitmen Presiden Jokowi untuk membangun Indonesia dari pinggiran tampaknya harus lebih diperluas. Sehingga pembangunan tidak hanya difokuskan kepada infrastruktur fisik seperti pelabuhan, jalan, jembatan, bandara, dan pasar. Tetapi juga diarahkan untuk membangun dan meningkatkan sarana dan prasarana di bidang pendidikan.

"Gerak cepat pemerintah membangun infrastruktur di pinggiran Indonesia, kita apresiasi. Namun, daerah pinggiran juga sangat membutuhkan pembangunan sarana dan prasana pendidikan, mulai dari sekolah, perpustakaan, laboratorium, tempat tinggal untuk para guru, hingga infrastruktur penunjang seperti telekomunikasi dan jaringan internet," kata Wakil Ketua Komite III DPD RI, Fahira Idris memperingati Hari Pendidikan Nasional, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (2/5).

Menurut Fahira, walau sudah ada otonomi daerah, Pemerintah Pusat harus "mengintervensi" pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di daerah terpencil, terluar, dan tertinggal yang ada di seluruh Indonesia. Intervensi dibutuhkan agar ada percepatan pembangunan berbagai sarana dan prasarana pendidikan di daerah-daerah yang memang baik secara geografis dan sumber daya alam dan manusia punya keterbatasan.


"Membangun infrastruktur fisik di daerah pinggiran penting, tetapi membangun manusianya jauh lebih penting dan caranya dengan menyempurnakan infrastruktur pendidikan di daerah tersebut termasuk juga penyediaan tenaga pengajar yang berkualitas. Pendidikan itu kan investasi, tidak akan sia-sia APBN kita jika diperuntukkan untuk itu," tegas senator Jakarta ini.

Fahira mengungkapkan, tantangan terbesar dunia pendidikan di Indonesia adalah luasnya cakupan wilayah Indonesia dan masih belum sempurnanya kualitas pendidikan (sistem belajar mengajar, kompetensi guru, infrastruktur, pemanfaatan teknologi, dan rendahnya minat baca). Kompleksitas masalah inilah yang mengakibatkan pemeringkatan tingkat pendidikan Indonesia di dunia masih terus berkutat di papan bawah.

"Ini memang tugas berat kita sebagai bangsa. Negara-negara yang cakupan wilayah tidak luas dan penduduknya sedikit, tidak seberat kita membenahi kualitas pendidikannya. Makanya, infrastruktur pendidikan menjadi kunci dan jika ini terwujud, peringkat pendidikan kita akan melesat. Semoga ke depan, selain meresmikan proyek infrastruktur fisik, Pak Jokowi juga meresmikan berbagai infrastruktur pendidikan di daerah-daerah," ujar Fahira.

Selain soal infrastruktur, Fahira yang memang lingkup tugasnya melakukan pengawasan bidang pendidikan menyatakan, yang juga menjadi salah satu persoalan mendasar pendidikan Indonesia adalah kualitas guru dan kurikulum yang belum mampu menciptakan proses belajar mengajar menjadi asik dan menyenangkan serta masih rendahnya minat baca masyarakat akibat belum ada sistem perbukuan nasional. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya