. Gerakan Nusantara Mengaji (GNM) terus digemakan di seluruh nusantara. Tujuh hari menjelang pelaksanaan, beberapa acara sudah disiapkan panitia. Menurut Ketua Kornas, Jazilul Fawaid, GNM dilaksanakan di ribuan titik seluruh nusantara, namun ada delapan lokasi yang akan dimobilisasi secara maksimal dan dihadiri oleh beberapa menteri, gubernur dan bupati.
"Pembukaan akan dilaksanakan pada 7 Mei di alun-alun Jember, Jawa Timur. 30 ribu jamaah akan berkumpul dan mengaji bersama. Mereka adalah jamaah yang berdatangan secara sukarela," kata Jazilul dalam keterangannya, Minggu (1/5).
Pembukaan di Jember ini, lanjut Jazilul, sekaligus menandai dimulainya khataman Al-Quran sebanyak 300 ribu kali secara serentak di seluruh kabupaten di Indonesia.
Menurut Jazilul, Jember menjadi tempat di mana GNM akan diawali dan diikuti oleh jutaan jamaah yang telah terdaftar di seluruh Indonesia. Inisiator GNM, H. A. Muhaimin Iskandar akan membuka GNM dengan membacakan surat Al-Fatihah, kemudian diikuti oleh majlis lain di seluruh Indonesia untuk mengaji bersama.
"Beberapa Dewan Penasehat Nusantara Mengaji juga dijadwalkan hadir, salah satunya KH Ahsin Sakho Muhammad, Sekretaris Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran Kementerian Agama," kata Jazilul.
Selain di Jember, acara akan juga digelar di tujuh titik. Yaitu di Masjid Teuku Umar, Kota Banda Aceh yang akan dihadiri oleh Menteri Desa dan dan Transmigrasi Marwan Jafar, sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dijadwalkan akan menghadiri acara GNM di Pesantren Al-Falah, Kota Banjarbaru.
Di Kabupaten Brebes juga akan digelar acara yang ditempatkan di Pesantren Salafiyah Luwung Ragi, Bulakamba Menteri Komunikasi dan Informatika Telekomunikasi, Rudi Rudiantara dijadwalkan hadir. Di Kudus akan diadakan di Pesantren Tahfizh Yanbu’ul qur’an di Jalan KH Muhammad Arwani.
Sementara itu, Mendikti Ristek M Nasir dijadwalkan menghadiri beberapa titik, di antaranya Masjid Nurul Hasanah, Medan pada 8 Mei pukul 10.00 pagi, dan di Univeritas Panca Budi pukul 12.00 Medan.
Jazilul yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Ilmu Alqur'an Jakarta ini mengajak semua elemen masyarakat untuk turut serta mensukseskan GMN untuk keberkahan dan keselamatan bangsa.
Menurut Jazilul, panitia merekrut peserta dengan dua pola, yaitu dengan offline dan online. Perekrutan ofline dilakukan oleh seluruh panitia yang sudah terbentuk kurang lebih di 400 kota/kabupaten. Dari perekrutan offline itu ditargetkan mencapai 300 ribu khataman. Sedangkan perekrutan online dimaksudkan untuk menjaring seluruh masyarakat yang belum terjangkau oleh panitia di tingkat daerah.
"Jadi, 300 ribu kali hatam itu saat ini sudah hampir terpenuhi melalui perekrutan ofline. Sedangkan peserta yang mendaftar secara online adalah nilai tambahan bagi kami, sehingga kami pastikan Gerakan Nusantara Mengaji akan menghatamkan Al-Quran lebih dari 300 ribu kali khatam. Saat ini peserta yang mendaftar secara online sudah mencapai 30 ribu jama'ah," tukas Jazilul, sambil mengajak umat Islam untuk turut serta mendaftar online di laman resmi‎panitia
www.nusantaramengaji.com.
[rus]