Berita

Khofifah Indar Parawansa/net

Total Penerima PKH Bagi Keluarga Sangat Miskin Menjadi Enam Juta

MINGGU, 01 MEI 2016 | 06:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengatakan Program Keluarga Harapan (PKH) diperuntukkan bagi Keluarga Sangat Miskin (KSM) atau 11 persen dari keluarga dengan status ekonomi terendah.

"PKH atau Conditional Cash Transfer (CCT) diperuntukan bagi KSM atau 11 persen dari keluarga dengan status ekonomi terendah," ujar Mensos saat mendampingi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani di Masjid Agung Syech Burhanuddin Ulakan, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (29/4).

Tahun lalu, kata Mensos, PKH telah menyasar 2,5 juta KSM, dan pada Juni 2016 ini bakal ditingkatkan 3,5 juta, sehingga total penerima PKH menjadi 6 juta.


"Pada Juni 2016 ini ada penambahan 3,5 juta dan tahun lalu baru menyasar 2,5 juta, sehingga total penerima PKH 6 juta KSM," ucapnya.

PKH menyasar ibu hamil (bumil), anak sekolah SD hingga SMA. Tahun ini, ada perluasan cakupan dan penjangkauan PKH, yaitu bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas atau Orang Dengan Kecacatan Berat (ODKB).

"Tahun ini, dalam PKH ada perluasan cakupan dan penjangkaun, yaitu bagi lansia di atas 70 tahun terlantar dan para penyandang disabilitas atau ODKB," imbuhnya.

Pada kesempatan itu diserahkan paket bantuan untuk di Padang Pariaman, barupa PKH Rp 9,9 miliar, Lansia Rp 297,6 juta, Disabiitas Rp 932,400 juta, Beras Sejahtera (Rastra) Rp 28,5 miliar, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Rp 1,2 miliar.

"Juga, ditambah bantuan mobil Dapur Umum Lapangan (Dumlap), truk, kendaraan roda dua Rp 843,637 juta, hibah dalam negeri Rp 63 juta, serta bantuan bagi koran bencana alam," tukas Mensos.

Selain itu seperti rilis Humas Kemensos, Menko PMK Puan Maharani turut memberikan paket bantuan pada Masjid Agung Syech Burhanuddin Ulakan, barupa 32 sajadah, 22 alat shalat wanita (mukena), 22 kain sarung, serta 2 dus Al-Quran. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya