Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa berharap kepada para mubaligh (penceramah) untuk aktif dalam sosialisasi bahaya narkoba. Salah satunya dengan rutin menyampaikan kepada jamaah saat pengajian tentang jenis-jenis nanarkoba.
"Tiap minggu jenis-jenis narkoba bisa saja bertambah, kita nggak bisa tahu jenisnya apa saja, sekarang bisa permen, tisu, permen dan lain-lain. Para ustadz juga harus tahu jenis ini supaya bisa sosialisasikan kepada para umat saat pengajian," katanya pada acara "Deklarasi Anti Narkoba dan Pelantikan Pengurus Wilayah & Cabang Muslimat NU Se-Provinsi Banten" di Ponpos Al-Mubarok, Kota Serang, Banten, Sabtu sore (23/4).
Sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah juga berpesan agar para ibu untuk tidak abai dengan masalah ini. Keluarga harus dibentengi dengan pengetahuan yang cukup agar bisa terhindar dari pengaruh barang haram tersebut.
"Saya minta tolong Muslimat NU bergandengan tangan dengan BNN, pemerintah, madrasyah, pondok pesantren, dengan semua kalangan agar jangan sampai tergoda narkoba. Tolong disampikan kepada ibu-ibu, jaga negeri ini, jaga keluarga kita, mudah-mudahan diselamatkan oleh Allah SWT," ujarnya.
Khofifah menambahkan bahwa Indonesia sudah darurat narkoba. Seperti yang sering disampaikan Presiden Joko Widodo, di Tanah Air ada 40-50 orang yang meninggal dunia karena narkoba.
"Narkoba sangat membahayakan umat dan bangsa," tutupnya.
[sam]