Berita

Adhyaksa Dault/net

Adhyaska Dault Dorong Fokal IMM Jadi Pelopor Tentukan Nasib Jakarta

JUMAT, 22 APRIL 2016 | 08:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Mantan Menteri Pemuda Dan Olahraga Adhyaksa Dault tertarik maju dalam Pilkada DKI Jakarta karena selama ini umat Islam selalu dipojokkan dan disebutkan bahwa para koruptor adalah umat muslim.

Motivasi ini sangat kuat mendorong Adhyaksa maju. Dia ingin menunjukkan bahwa masih banyak orang Islam yang mempunyai kemampuan dan jujur.

"Demi Allah selama saya menjabat Menpora saya beri makan keluarga halal. Makanya saya sampai saat ini selamat meski ada tantangan, rintangan, hambatan sampai (kasus) Hambalang," kata Adhyaksa yang disambut tawa hadirin dalam diskusi politik yang digelar Koordinator Nasional Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) dengan tema "Mencari Pemimpin Yang Ideal untuk Jakata" di Kantor Kornas Fokal IMM, Menteng, Jakarta, Kamis malam (21/4).


Adhyaska pun meminta agar Fokal IMM menjadi pelopor dalam menentukan nasib DKI Jakarta lima tahun kedepan (2017-2023) dengan mendukung calon gubernur yang berintegritas tinggi untuk membangun Jakarta yang lebih baik dan manusiawi.

Menurut dia, Ahok memiliki banyak kelamahan. Salah satunya, Ahok sosok yang tidak memegang komitmen. Dia bercerita saat berbicara empat mata dengan Ahok dia menjelaskan bahwa masyarakat Jakarta adalah mayoritas muslim. Sebagaimana di Sulawesi Utara pasti pemimpinnya umat Kristen maupun di Bali yang pasti Hindu, maka Jakarta harus juga dipimpin seorang muslim.

"Karena itu ada dua pilihan, Ahok masuk Islam atau dia tak membuat masalah dengan umat Islam. Eh, setelah kita keluar malah dia beberkan hasil pembicaraan kita. Ini bukti Ahok orangnya tidak memegang komitmen. Yang awalnya pembicaraan empat mata, malah jadi pembicaraan di mata Najwa," katanya, yang kembali disambut tawa hadirin. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya