Berita

akhmad gojali harahap

Gojali: Jokowi Jangan Lagi Obok-Obok PPP

SENIN, 21 MARET 2016 | 22:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Rencana PPP kubu Romahurmuziy bersama Menkumham Yasonna H. Laoly akan menggelar muktamar Islah dinilai tidak lebih dari sekadar Muktamar Abal-Abal Jilid II. Karena muktamar tersebut tidak punya landasan hukum.

"Mereka akan mengulangi hal yang sama seperti  yang dilaksanakan di Surabaya, yang ilegal dan tidak ada dasar hukumnya," jelas Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi DPP PPP Ahmad Gozali Harahap, dalam keterangannya, Senin (21/3).

Karena itu pentolan PPP kubu Djan Faridz ini mengingatkan Presiden Jokowi untuk tidak lagi mengintervensi atau mengobok-obok partai berlambang Kabah tersebut. (Kubu Djan: Usamah Hisyam A Historis Dalam Proses Konflik PPP)


Menurutnya, Presiden harus menyerahkan sepenuhnya kedaulatan partai di tangan anggota partai itu sendiri sesuai mekanisme internal partai.

"Kalau selama ini Presiden tidak ikut-ikutan mengintervensi atau mengobok-obok partai politik, maka segera copot Menkumham Yasonna Laoly karena sudah jelas terbukti mengeluarkan kebijakan yang salah sesuai putusan MA," demikian politikus muda ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya