Berita

hendri satrio

Rebutan Kursi Pimpinan, Anggota DPD RI Memalukan

JUMAT, 18 MARET 2016 | 19:22 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kericuhan dalam Rapat Paripurna Luar Biasa Dewan Perwakilan Daerah (DPD) disesalkan. DPD yang selama ini dikenal adem-ayem malah gontok-gontokkan.

Pengamat politik Hendri Satrio dari Universitas Paramadina menjelaskan keributan yang terjadi pada Kamis malam kemarin tersebut menjadi bukti bahwa DPD pun sudah terjebak politik kekuasaan

"Sejarah mencatat hal buruk bagi DPD. DPD yg selama ini dikenal adem dan ramah ternyata juga sama saja dengan tetangga nya, haus kekuasaan, memalukan," ujar Hendri lewat pesan singkatnya (Jumat, 18/3).


Kericuhan berawal dari penolakan tiga pimpinan DPD RI  Irman Gusman dari Sumatera Barat, dan GKR Hemas menandatangani hasil voting tentang masa jabatan struktural kepemimpinan DPD RI, yaitu 2,5 tahun.

Menurut Hendri Satrio lagi, kerizcuhan tersebut juga menunjukkan bahwa para senator tersebut lupa tujuan utama mereka ke Senayan adalah untuk mewakili masyarakat di daerahnya bukan hanya untuk gagah gagahan pakai mobil dengan Plat RI 7, nopol Ketua DPD RI.

"Hal ini berlaku untuk pimpinan sekarang dan yang sedang berusaha merebut kekuasaan," kesalnya.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya