Berita

condro kirono

Anak Buah 'Beresin' Lalu Lintas, Kakorlantas Malah Urus Bola

KAMIS, 17 MARET 2016 | 20:09 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penunjukan Kakorlantas Polri Irjen Condro Kirono sebagai Ketua Panitia Pelaksana Bhayangkara Cup 2016 adalah bukti nyata Polri tidak peduli terhadap permasalahan lalu lintas.

Sebab permasalahan lalu lintas di kota-kota besar khususnya Jakarta seperti kemacetan, kesemrautan sudah masuk katagori gawat darurat.

"Kondisi lalu lintas carut marut, kemacetan sudah membunuh aktivitas dan kreatifitas masyarakat, kok Kakorlantas Polri Irjen Condro Kirono ngurusin pertandingan bola," kata Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW), Edison Siahaan, Kamis (17/3).


Menurutnya, Kakorlantas telah mengabaikan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) yaitu mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas. Apalagi kondisi lalu lintas yang runyam seperti saat ini, Kakorlantas seharusnya fokus pada tupoksinya, bukan malah mengurusi kejuaraan sepakbola seperti Bhayangkara cup 2016 itu.

Tidak hanya itu, keterlibatan Irjen Condro Kirono sebagai Ketua Panitia Pelaksana Bhayangkara Cup 2016 adalah bukti bahwa Lulusan AKPOL 1984 itu kurang peduli terhadap seluruh anggota Korps Lalu Lintas Polri.

Pasalnya, saat ini jajaran Korps lalu lintas sedang menggelar operasi Simpatik 2016, tetapi justru pimpinannya sibuk mengurusi sepakbola.

"Anak buahnya sedang menggelar operasi Simpatik, kok komandannya malah sibuk dengan sepak bola. Bagaimana bisa terwujud Kamseltibcar lalu lintas, kalau komandannya sibuk urusin sepakbola," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya